Marc Marquez Bersaing dengan Alcaraz, Dembele, Sinner dan Pogacar di Laureus Awards
Marc Marquez masuk nominasi Laureus World Sportsman of the Year setelah merebut gelar MotoGP 2025 lewat musim comeback spektakuler.

JAKARTA – Musim 2025 menjadi salah satu babak paling dramatis dalam karier Marc Marquez. Setelah beberapa tahun dibayangi cedera serius, pembalap asal Spanyol itu bangkit dan merebut gelar juara dunia MotoGP ketujuhnya.
Keberhasilan comeback tersebut kini mendapat pengakuan dunia. Marquez resmi masuk nominasi Laureus World Sportsman of the Year, penghargaan prestisius yang diberikan kepada atlet pria terbaik dunia setiap tahun.
Bersaing dengan Bintang Olahraga Dunia
Persaingan untuk meraih penghargaan tahun ini tergolong sangat ketat. Marquez harus bersaing dengan sejumlah atlet elite dunia dari berbagai cabang olahraga.
Di antaranya adalah bintang tenis Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner, kemudian peraih emas Olimpiade lompat galah Armand 'Mondo' Duplantis, juara Tour de France empat kali Tadej Pogačar, serta pemenang Ballon d'Or Ousmane Dembele.
Daftar nominasi tersebut memperlihatkan bahwa pencapaian Marquez di MotoGP 2025 diakui sejajar dengan prestasi atlet terbaik dunia dari berbagai disiplin olahraga.
Dominasi Marquez di MotoGP 2025
Pada musim 2025, pembalap yang dikenal dengan nomor balap #93 itu tampil sangat dominan. Dari 17 seri balapan yang diikuti, Marquez mampu meraih 11 kemenangan.
Selain itu, ia juga mengoleksi 14 kemenangan Tissot Sprint dan mengumpulkan total 545 poin, angka yang cukup untuk memastikan gelar juara dunia sebelum musim berakhir.
Menariknya, Marquez bahkan harus absen pada lima seri terakhir akibat cedera. Namun perolehan poinnya sudah tidak terkejar oleh para rival, sehingga ia tetap dinobatkan sebagai juara dunia MotoGP 2025.
Gelar tersebut menjadi yang pertama bagi Marquez sejak musim 2019, tepat sebelum ia mengalami rangkaian cedera panjang yang sempat mengancam kariernya.
Perjalanan Berani: Dari Honda ke Ducati
Kebangkitan Marquez tidak lepas dari keputusan besar yang diambilnya pada akhir musim 2023. Setelah 11 tahun bersama Honda, ia memilih berpisah dengan Honda dan bergabung dengan tim satelit Gresini Racing yang menggunakan motor Ducati.
Langkah tersebut sempat menjadi sorotan besar di dunia MotoGP. Namun keputusan “All on Red”—julukan untuk bergabung dengan Ducati—terbukti tepat.
Performa impresifnya bersama Gresini membuat Marquez kemudian mendapatkan kursi di tim pabrikan Ducati Lenovo Team untuk musim 2025.
Bukan Hal Baru di Laureus Awards
Bagi Marquez, nominasi di Laureus Awards bukanlah pengalaman pertama. Ia pernah memenangkan penghargaan Breakthrough of the Year setelah musim debut sensasionalnya pada 2014.
Sejak saat itu, Marquez juga beberapa kali masuk nominasi dalam kategori Sportsman of the Year maupun Comeback of the Year.
Kini, setelah comeback spektakuler yang berujung gelar MotoGP ketujuh, peluang Marquez untuk kembali membawa pulang penghargaan Laureus terbuka lebar. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

