Advertisement
Olahraga

Russell Menangi F1 GP Australia 2026, Strategi Ferrari Dipertanyakan

George Russell memenangkan F1 GP Australia 2026 dan membawa Mercedes finis satu-dua. Strategi pit Ferrari saat virtual safety car jadi sorotan.

TIMES Indonesia,
Russell Menangi F1 GP Australia 2026, Strategi Ferrari Dipertanyakan
Pembalap Mercedes, George Russell, meraih kemenangan pada Grand Prix Australia 2026. (FOTO: F1)
A-AA+

JAKARTA Musim baru Formula 1 2026 langsung menghadirkan drama strategi di seri pembuka. Pembalap Mercedes, George Russell, sukses meraih kemenangan pada Grand Prix Australia 2026, Minggu (8/3/2026) setelah keputusan strategi Ferrari dinilai kurang tepat pada fase krusial balapan.

Russell memimpin finis satu-dua Mercedes bersama rekan setimnya, Andrea Kimi Antonelli, sekaligus memberi sinyal kuat bahwa tim Silver Arrows siap bersaing serius dalam perebutan gelar dunia musim ini.

Advertisement

Bagi Russell, kemenangan di Melbourne menjadi awal ideal dalam perburuan gelar juara dunia F1 2026, bahkan membuatnya langsung memimpin klasemen sementara untuk pertama kalinya sepanjang kariernya.

Duel Sengit di Lap Awal

Balapan di Albert Park, Melbourne, berlangsung sengit sejak start. Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, tampil impresif dengan start cepat dari posisi keempat dan langsung merebut posisi terdepan di tikungan pertama.

George-Russell-F1.jpg

Sepanjang 10 lap awal, Russell dan Leclerc saling menyalip hingga enam kali pergantian posisi terjadi di garis depan. Duel tersebut menjadi salah satu momen paling menarik di awal era regulasi baru F1 yang sebelumnya banyak menuai kritik.

Ferrari sempat terlihat memiliki keunggulan kecepatan. Namun situasi balapan berubah ketika virtual safety car (VSC) muncul pada lap ke-11 setelah mobil Red Bull milik Isack Hadjar mengalami masalah teknis.

Advertisement

Keputusan Strategi Ferrari Jadi Sorotan

Saat VSC berlangsung, Mercedes langsung memanfaatkan kesempatan dengan memanggil kedua pembalapnya untuk melakukan pit stop. Sebaliknya, Ferrari memilih tetap bertahan di lintasan demi mempertahankan posisi.

Keputusan tersebut kemudian dipertanyakan, termasuk oleh Lewis Hamilton, yang kini membela Ferrari. Tim asal Italia itu juga tidak memanfaatkan kesempatan pit pada periode VSC berikutnya.

Akibatnya, Ferrari harus melakukan pit stop saat balapan kembali berlangsung normal. Kondisi itu membuat mereka kehilangan sekitar 10 detik waktu lintasan dibanding Mercedes.

Selisih tersebut menjadi faktor krusial yang akhirnya menggagalkan peluang Ferrari merebut kemenangan.

Mercedes Dominan, Antonelli Bangkit

Memasuki paruh kedua balapan, Russell mulai membangun jarak aman di depan. Ia akhirnya melintasi garis finis dengan nyaman di posisi pertama.

Rekan setimnya, Andrea Kimi Antonelli, juga tampil impresif. Meski sempat turun hingga posisi ketujuh setelah start kurang mulus, pembalap muda Italia itu mampu bangkit dan mengamankan posisi kedua.

Sementara itu, Charles Leclerc harus puas finis di posisi ketiga, terpaut sekitar 12,5 detik dari Russell. Ia juga hanya unggul tipis dari Hamilton yang gagal meraih podium pertamanya bersama Ferrari. Balapan selanjutnya digelar di China pada 13-15 Maret. 

Hasil Lengkap Grand Prix Australia:
1. George Russell Mercedes    25 (poin)
2. Kimi Antonelli Mercedes    18
3. Charles Leclerc Ferrari    15
4.  Lewis Hamilton Ferrari    12
5. Lando Norris McLaren    10
6.  Max Verstappen Red Bull Racing    8
7.  Oliver Bearman Haas F1 Team    6
8.  Arvid Lindblad Racing Bulls    4
9.  Gabriel Bortoleto Audi    2
10. Pierre Gasly Alpine    1. (*)
 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia