Turki Lolos ke Piala Dunia 2026, Tantang AS dan Australia di Fase Grup
Turki memastikan tiket Piala Dunia 2026 usai kalahkan Kosovo. Mereka akan bersaing dengan AS, Australia, dan Paraguay di Grup D.
JAKARTA – Kembalinya Turki ke panggung Piala Dunia setelah lebih dari dua dekade menjadi sinyal kebangkitan kekuatan lama sepak bola Eropa. Kepastian itu diraih setelah kemenangan tipis atas Kosovo di final playoff Eropa, Selasa (31/3/2026) waktu setempat, yang sekaligus mengunci satu tempat di Grup D Piala Dunia 2026.
Gol tunggal Kerem Aktürkoğlu pada awal babak kedua menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung di Pristina. Sentuhan akhirnya memaksimalkan umpan silang mendatar Orkun Kökçü, memastikan Turki kembali ke turnamen terbesar dunia untuk pertama kalinya sejak 2002.
Kembali Setelah 24 Tahun
Terakhir kali tampil di Piala Dunia, Turki mencatat sejarah dengan finis di peringkat ketiga pada edisi 2002. Kini, generasi baru mencoba mengulang bahkan melampaui capaian tersebut.
Secara statistik, keberhasilan ini menegaskan tren peningkatan performa Turki dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam konsistensi di kompetisi internasional dan regenerasi pemain. Turki berpeluang menjadi kuda hitam di turnamen 2026.
Tantangan Berat di Grup D
Di Piala Dunia 2026, Turki akan tergabung bersama Amerika Serikat, Australia, dan Paraguay. Grup ini diprediksi kompetitif, mengingat ketiga lawan memiliki pengalaman dan karakter permainan berbeda.
Turki dijadwalkan membuka laga melawan Australia di Vancouver, sebelum menghadapi Paraguay di Santa Clara, dan menutup fase grup melawan tuan rumah Amerika Serikat di Stadion SoFi, California.
Menariknya, rekor pertemuan Turki dan AS terbilang berimbang. Dalam lima pertemuan terakhir, masing-masing tim meraih dua kemenangan. Namun, Turki unggul dalam pertemuan terakhir pada laga uji coba tahun lalu.
Kosovo Gagal Ukir Sejarah
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan bagi Kosovo yang berambisi tampil perdana di Piala Dunia. Sejak resmi menjadi anggota FIFA pada 2016, perkembangan mereka terbilang progresif.
Kosovo sempat memberikan perlawanan sengit, termasuk peluang emas dari Fisnik Asllani yang hampir berbuah gol. Namun, penyelamatan gemilang kiper Uğurcan Çakır menjaga keunggulan Turki tetap utuh. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


