Advertisement
Olahraga

Pesta Gol ke Gawang AS Roma, Inter Milan Kokoh di Puncak

Inter Milan menang 5-2 atas AS Roma untuk membawa mereka unggul 9 poin di puncak klasemen Serie A.

TIMES Indonesia,
Pesta Gol ke Gawang AS Roma, Inter Milan Kokoh di Puncak
Lautaro Martinez mencetak dua gol saat Inter Milan mengalahkan AS Roma 5-2 dan kembali kokoh di puncak klasemen Serie A.
A-AA+

JAKARTA Dominasi Inter Milan di puncak klasemen Serie A kembali menemukan momentumnya. Setelah sempat tersendat, kemenangan telak 5-2 atas AS Roma menjadi sinyal kuat kebangkitan Nerazzurri sekaligus menegaskan peran vital Lautaro Martínez dalam mesin serangan tim.

Bermain di Stadion San Siro, Minggu (6/4/2026) waktu setempat, Lautaro langsung memberi dampak instan dalam laga perdananya sejak pulih dari cedera Februari lalu. Striker asal Argentina itu mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-2 dan 52, membuka jalan bagi kemenangan meyakinkan Inter.

Advertisement

Kemenangan ini mengakhiri tren negatif Inter yang tanpa kemenangan dalam empat laga di semua kompetisi. Lebih dari itu, hasil ini juga mengembalikan jarak aman di klasemen, yang sebelumnya sempat tergerus jelang jeda internasional. Inter Milan menguasai klasemen dengan mengemas 72 poin, unggul sembilan poin atas AC milan.

Selain Lautaro, kontribusi gol juga datang dari Hakan Çalhanoğlu, Marcus Thuram, dan Nicolò Barella. Kombinasi lini tengah dan depan Inter tampil efektif, memanfaatkan celah pertahanan Roma yang kerap kehilangan disiplin.

Di sisi lain, Roma sempat memberi perlawanan. Gianluca Mancini mencetak gol penyeimbang di babak pertama, sebelum Lorenzo Pellegrini memperkecil ketertinggalan saat timnya sudah tertinggal jauh. Namun, respons tersebut tidak cukup untuk membendung agresivitas tuan rumah.

Momentum Inter dan Peta Persaingan Serie A

Kemenangan ini membawa Inter kembali memperlebar jarak di papan atas. Mereka kini unggul sembilan poin atas rival sekota AC Milan dan sepuluh poin dari juara bertahan Napoli.

Advertisement

Secara statistik, margin ini memperlihatkan bahwa Inter tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga mampu menjaga konsistensi setelah tekanan kompetitif meningkat di paruh akhir musim.

Kembalinya Lautaro menjadi faktor kunci. Ia bukan sekadar pencetak gol, tetapi juga poros permainan ofensif Inter. Ketajamannya memberi dimensi berbeda, terutama dalam situasi transisi cepat dan penyelesaian akhir.

Bologna Jaga Asa Eropa

Di pertandingan lain, Bologna FC mengamankan kemenangan 2-1 atas Cremonese. Hasil ini membawa Bologna naik ke peringkat delapan klasemen.

Gol cepat dari João Mário dan Jonathan Rowe menjadi fondasi kemenangan sebelum Federico Bonazzoli memperkecil skor melalui penalti di akhir laga. Pertandingan ini juga diwarnai dua kartu merah untuk Youssef Maleh dan Lewis Ferguson di masa injury time.

Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Bologna yang akan menghadapi Aston Villa pada leg perempat final Liga Europa.

Torino Curi Poin, Persaingan Bawah Memanas

Sementara itu, Torino FC meraih kemenangan tipis 1-0 atas juru kunci Pisa SC lewat gol Che Adams pada menit ke-80.

Hasil ini semakin memperketat persaingan di papan bawah, di mana setiap poin menjadi krusial untuk menghindari degradasi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia