Brace Eksel Runtukahu Bawa Persija Jakarta Bungkam Persebaya Surabaya di GBK
Persija Jakarta menang telak 3-0 atas Persebaya di Stadion GBK. Allano (penalti) dan dua gol Runtukahu Eksel bawa Macan Kemayoran ke peringkat tiga klasemen.
JAKARTA – Persija Jakarta sukses mengamankan poin penuh dalam laga krusial pekan kedua puluh tujuh Liga 1 musim 2025/2026 saat menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada hari Sabtu (11/4/2026).
Tampil di hadapan puluhan ribu pendukung setianya, skuat asuhan pelatih M. Souza menunjukkan dominasi total sejak peluit pertama dibunyikan. Hasil kemenangan telak tiga kosong ini sekaligus menegaskan kebangkitan tim ibu kota dalam persaingan papan atas klasemen sementara.
Pada momen kali ini kala pertandingan baru berjalan enam belas menit, tuan rumah Persija membuka keunggulan melalui eksekusi penalti tenang dari Allano.
Gol pembuka tersebut bermula dari tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan lini depan Persija hingga memaksa barisan pertahanan Bajul Ijo melakukan kesalahan di area terlarang.
Persebaya yang dipimpin oleh juru taktik F. Bernardo Tavares sebenarnya berusaha keluar dari tekanan dengan mengandalkan kecepatan Francisco Rivera, namun solidnya koordinasi Rizky Ridho di lini belakang membuat serangan tim tamu selalu kandas sebelum memasuki kotak penalti.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat dengan beberapa benturan keras yang memaksa wasit Candra C mengeluarkan kartu kuning untuk pemain seperti Maxwell dan Runtukahu Eksel dari kubu Persija, serta Jefferson dan Catur dari pihak Persebaya.
Kemudian lebih lanjut meskipun tensi pertandingan terus memanas, Persija justru mampu menggandakan keunggulan pada menit ke lima puluh empat lewat aksi Runtukahu Eksel.
Pemain bernomor punggung sembilan puluh delapan ini kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke tujuh puluh enam setelah memanfaatkan umpan matang dari sektor sayap yang gagal diantisipasi oleh kiper Andhika Ramadhani.
Statistik akhir menunjukkan dominasi mutlak Macan Kemayoran dengan penguasaan bola mencapai enam puluh empat persen berbanding tiga puluh enam persen milik tim tamu.
Persija juga sangat agresif dengan melepaskan sebelas tembakan yang tujuh di antaranya mengarah tepat ke gawang. Guna menjaga keunggulan dan menyegarkan stamina, M. Souza melakukan sejumlah pergantian pemain dengan memasukkan J. Mota dan F. Fathurrahman.
Sebaliknya, lebih jauh segala upaya Tavares memasukkan pemain agresif Paulo Gali Freitas tidak memberikan dampak signifikan bagi daya gedor Persebaya.
Kemenangan ini membawa Persija naik ke peringkat tiga klasemen dengan koleksi lima puluh lima poin, sementara Persebaya tertahan di posisi enam dengan empat puluh dua poin.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


