Jakarta LavAni Segel Tiket Grand Final Proliga 2026, Georg Grozer yang Jadi Senjata Baru
Jakarta LavAni menunggu pendamping mereka di partai puncak Proliga 2026, yang kemungkinan besar akan diperebutkan oleh Jakarta Bhayangkara Presisi atau Surabaya Samator.
SOLO – Dominasi Jakarta LavAni Livin’ Transmeda di kompetisi kasta tertinggi bola voli Indonesia belum tergoyahkan. Tim milik Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono ini memastikan diri melaju ke babak Grand Final Proliga 2026 setelah mencatatkan rekor tak terkalahkan sepanjang putaran final four.
Kemenangan krusial atas Jakarta Garuda Jaya di GOR Sritex Arena, Solo, memastikan posisi LavAni di puncak klasemen dengan raihan sempurna 12 poin. Dengan hasil ini, Dio Zulfikri dan kawan-kawan kini tinggal menunggu pendamping mereka di partai puncak, yang kemungkinan besar akan diperebutkan oleh Jakarta Bhayangkara Presisi atau Surabaya Samator.
Salah satu sorotan utama dalam performa impresif LavAni adalah debut pemain asing asal Jerman, Georg Grozer. Pemain berjuluk "Palu Godam" tersebut langsung memberikan dampak instan pada lini serang LavAni, meski baru bergabung di fase krusial.
Asisten Pelatih LavAni, Erwin Rusni, menyatakan bahwa timnya saat ini dalam kondisi sangat solid, namun tetap melakukan evaluasi mendalam menjelang partai final.
"Kami bersyukur atas kemenangan di final four sejauh ini. Mengenai Georg Grozer, dia pemain yang sangat profesional dan cepat beradaptasi. Meski penampilannya saat ini kami nilai baru mencapai sekitar 60-70 persen dari performa aslinya karena faktor kebugaran dan cuaca, kehadirannya sangat membantu variasi serangan tim," ujar Erwin Rusni.
Erwin menambahkan bahwa fokus tim saat ini adalah menjaga konsistensi dan fisik pemain agar tetap prima saat menghadapi siapa pun lawan di final nanti.
Siapa lawan seimbang di final?
Melihat peta kekuatan saat ini, Jakarta Bhayangkara Presisi menjadi kandidat terkuat untuk menjadi lawan LavAni di final. Namun, Surabaya Samator yang perlahan mulai bangkit di putaran kedua final four juga tidak bisa diremehkan. LavAni memiliki motivasi tambahan tahun ini untuk merebut kembali gelar juara setelah persaingan sengit di musim-musim sebelumnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


