Barcelona Perlebar Jarak dengan Madrid, Cedera Yamal Bayangi Perburuan Gelar La Liga
Barcelona kembali menjauh dari Real Madrid, namun cedera Lamine Yamal dan Joao Cancelo jadi ancaman jelang akhir musim dan Piala Dunia 2026.
JAKARTA – Barcelona menjaga jarak dalam perburuan gelar La Liga, tetapi kemenangan tipis justru menghadirkan kecemasan baru. Di tengah momentum positif, dua pemainya cedera, Lamine Yamal dan Joao Cancelo. Kondisi ini membayangi ambisi klub Catalan tersebut.
Bermain melawan Celta Vigo, Rabu waktu setempat atau Kamis (23/4/2026), Barcelona menang 1-0 lewat gol penalti Yamal pada menit ke-40. Hasil ini memastikan keunggulan sembilan poin atas Real Madrid tetap terjaga, sekaligus memperpanjang tren kemenangan menjadi delapan laga beruntun di liga.
Namun kegembiraan itu berakhir menjadi cemas. Yamal, yang menjadi penentu kemenangan, justru mengalami cedera saat mengeksekusi penalti. Ia langsung memberi isyarat ke bangku cadangan sebelum terjatuh sambil memegangi bagian belakang kaki kirinya.
Sebelumnya, Cancelo juga lebih dulu ditarik keluar pada menit ke-24 akibat masalah otot. Dua cedera dalam satu babak menjadi sinyal peringatan serius, terutama dengan jadwal padat dan semakin dekatnya Piala Dunia 2026.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui kondisi tersebut belum bisa dipastikan. Evaluasi medis lanjutan dijadwalkan untuk menentukan tingkat keparahan cedera kedua pemain.
Gelandang Barcelona, Gavi, tak menutupi kekhawatirannya. Ia menyebut Yamal sebagai pemain vital dalam sistem tim. “Ini pukulan bagi kami. Dia sangat penting. Kami berharap dia segera kembali karena tim sangat membutuhkannya,” ujarnya..
Atletico Madrid Kian Terpuruk
Sementara itu, tren negatif dialami Atletico Madrid. Kekalahan 2-3 dari Elche memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi empat laga beruntun di liga.
Kartu merah Thiago Almada pada menit ke-30 menjadi titik balik pertandingan. Bermain dengan 10 orang membuat Atletico kesulitan mengontrol permainan.
Striker Elche, André Silva, menjadi bintang dengan dua gol, termasuk gol penentu kemenangan pada menit ke-75. Kemenangan ini mengangkat Elche keluar dari zona degradasi—indikasi penting dalam persaingan papan bawah.
Bagi Atletico, hasil ini mempertegas inkonsistensi. Dalam delapan laga terakhir di semua kompetisi, mereka hanya meraih satu kemenangan. Kondisi ini menjadi kontras tajam setelah sebelumnya sempat menyingkirkan Barcelona di Liga Champions.
Getafe Naik, Sociedad Tertahan
Di laga lain, Getafe terus menunjukkan performa stabil. Kemenangan 1-0 atas Real Sociedad membawa mereka naik ke posisi enam klasemen, dengan tujuh kemenangan dari 10 pertandingan terakhir.
Sebaliknya, Sociedad gagal menjaga momentum usai menjuarai Copa del Rey. Kekalahan ini membuat mereka tertahan di peringkat kedelapan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


