Advertisement
Olahraga

Arsenal Unggul 6 Poin, Tekan Man City di Perebutan Gelar

Arsenal unggul 6 poin dari Man City usai kalahkan Fulham 3-0. Persaingan gelar Liga Inggris makin ketat dengan selisih gol jadi penentu.

TIMES Indonesia,
Arsenal Unggul 6 Poin, Tekan Man City di Perebutan Gelar
Bukayo Saka merayakan golnya ke gawang Fulham sekaligus memberi Arsenal kemenangan 3-0. (Foto: Arsenal)
A-AA+

JAKARTA Arsenal unggul 6 poin dalam perburuan gelar Liga Inggris 2025/2026, sebuah jarak yang bukan sekadar angka, tetapi tekanan nyata bagi Manchester City di fase krusial musim.

Kemenangan meyakinkan 3-0 atas Fulham menjadi titik balik penting bagi Arsenal. Dalam laga tersebut, seluruh gol tercipta di babak pertama, menegaskan dominasi tim asuhan Mikel Arteta yang kembali menemukan ritme terbaiknya setelah sempat goyah.

Advertisement

Striker Viktor Gyokeres menjadi aktor utama dengan dua gol dan satu assist untuk Bukayo Saka. Performa ini bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga sinyal bahwa Arsenal kembali memegang kendali dalam perburuan gelar.

Momentum Berubah, Tekanan ke Man City

Hanya dalam rentang 10 hari, dinamika persaingan berubah drastis. Sebelumnya, Manchester City sempat merebut puncak klasemen setelah mengakhiri dominasi panjang Arsenal.

Namun, dua kemenangan beruntun Arsenal—atas Newcastle dan Fulham—mengembalikan momentum ke tangan mereka. Kini, tekanan beralih ke tim Pep Guardiola yang masih memiliki dua laga tunda.

Secara matematis, City memang masih diuntungkan. Namun secara psikologis, Arsenal berada di posisi lebih stabil. Apalagi, selisih gol kini juga berpihak kepada The Gunners dengan margin +4—detail yang bisa menjadi penentu jika kedua tim menyapu bersih sisa laga.

Advertisement

“Kami tidak pernah berhenti percaya, dan kami tidak akan berhenti,” ujar Gyokeres, menegaskan mentalitas tim dalam fase penentuan ini.

Jadwal Lebih Ringan Jadi Keunggulan Arsenal

Dari sisi jadwal, Arsenal memiliki keuntungan relatif. Mereka hanya menyisakan tiga pertandingan: menghadapi West Ham, Burnley, dan Crystal Palace.

Sebaliknya, Manchester City harus menjalani jadwal lebih padat dengan dua laga tambahan. Dalam konteks kelelahan pemain dan konsistensi performa, situasi ini berpotensi menjadi faktor krusial.

Kembalinya Bukayo Saka setelah cedera Achilles juga memberi dimensi baru dalam serangan Arsenal. Dalam laga melawan Fulham, ia langsung berkontribusi dengan satu gol dan satu assist—indikasi bahwa lini depan Arsenal kembali komplet.

Persaingan Zona Eropa dan Degradasi Memanas

Di luar perebutan gelar, dinamika papan tengah dan bawah juga tak kalah menarik. Brentford naik ke posisi enam setelah mengalahkan West Ham 3-0, membuka peluang ke kompetisi Eropa.

Sementara itu, kekalahan tersebut menjadi pukulan bagi West Ham yang kini hanya unggul dua poin dari Tottenham di zona degradasi. Situasi ini memperketat persaingan bertahan di kasta tertinggi.

Newcastle United juga berhasil menghentikan tren negatif dengan kemenangan 3-1 atas Brighton, meredakan tekanan terhadap pelatih Eddie Howe.

Fenomena Kartu Merah Unik di Liga Inggris

Menariknya, musim ini juga diwarnai fenomena tak biasa: kartu merah akibat menarik rambut. Insiden terbaru melibatkan pemain Sunderland, Dan Ballard, yang diusir wasit setelah menarik rambut striker Wolverhampton, Tolu Arokodare.

Ini menjadi kasus ketiga dalam satu musim, mengindikasikan meningkatnya pelanggaran serupa yang sebelumnya jarang terjadi dalam sepak bola profesional. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Wahyu Nurdiyanto
PenulisWahyu NurdiyantoWartawan Sertifikasi Madya, lulusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 sebagai editor.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia