Dua Gol Vinicius Tunda Juara Barcelona, El Clasico Penentu
Real Madrid menang 2-0 atas Espanyol lewat dua gol Vinicius. Barcelona gagal kunci gelar La Liga dan kini ditentukan di El Clasico.
JAKARTA – Perebutan gelar La Liga 2026 belum sepenuhnya usai. Real Madrid memastikan persaingan tetap hidup setelah menundukkan Espanyol 2-0, sekaligus menunda pesta juara Barcelona yang sudah di depan mata.
Kemenangan ini menjaga jarak Barcelona di puncak klasemen tetap 11 poin dengan empat laga tersisa. Artinya, kepastian juara kini berpotensi ditentukan dalam laga sarat gengsi El Clasico pekan depan di Camp Nou.
Dalam laga yang berjalan alot, Real Madrid baru bisa memecah kebuntuan di babak kedua. Vinícius Júnior tampil sebagai aktor utama lewat dua golnya yang menentukan hasil akhir.
Gol pertama lahir pada menit ke-55 melalui aksi individu impresif, saat ia melewati dua pemain bertahan sebelum menaklukkan kiper Espanyol. Sementara gol kedua datang 11 menit berselang, memanfaatkan umpan backheel brilian dari Jude Bellingham yang diselesaikan dengan tembakan ke pojok atas gawang.
El Clasico Jadi Titik Penentuan
Hasil ini sekaligus menggagalkan peluang Barcelona untuk mengunci gelar lebih cepat. Sebelumnya, kemenangan atas Osasuna membuat Blaugrana hanya butuh kegagalan Madrid untuk memastikan trofi.
Kini, skenario berubah. Barcelona harus menunggu hingga pekan depan, saat menjamu Madrid dalam El Clasico yang berpotensi menjadi laga penentu.
Pelatih Madrid, Álvaro Arbeloa, menyadari besarnya arti pertandingan tersebut. “Kami akan menghadapi tim besar yang sedang bermain sangat baik. Ini pertandingan spesial, bukan hanya untuk fans, tapi juga untuk kami,” ujarnya.
Ia menegaskan timnya akan fokus penuh dalam persiapan. “Kami akan beristirahat dan mempersiapkan diri sebaik mungkin,” tambahnya.
Tekanan di Tengah Inkonsistensi
Di sisi lain, Espanyol kembali gagal meraih kemenangan. Hasil ini memperpanjang tren tanpa kemenangan mereka menjadi 17 laga sepanjang tahun, dengan 10 di antaranya berakhir kekalahan.
Meski masih berada di posisi ke-13, jarak mereka dengan zona degradasi hanya lima poin—situasi yang membuat tekanan semakin meningkat di sisa musim.
Pertandingan sempat diwarnai kontroversi ketika bek Espanyol Omar El Hilali awalnya diganjar kartu merah atas pelanggaran terhadap Vinicius. Namun, keputusan tersebut dianulir menjadi kartu kuning setelah tinjauan VAR.
Madrid sendiri harus kehilangan Ferland Mendy sejak menit ke-10 akibat cedera otot, yang bisa menjadi perhatian jelang laga El Clasico.
Persaingan Zona Eropa Kian Ketat
Di laga lain, Rayo Vallecano mengalahkan Getafe 2-0 sebagai persiapan menuju semifinal Conference League. Pelatih Iñigo Pérez bahkan melakukan rotasi besar untuk menjaga kebugaran pemain inti.
Sementara itu, Celta Vigo menjaga asa tampil di kompetisi Eropa usai menang 3-1 atas Elche, yang kini semakin terancam degradasi.
Real Betis juga tampil meyakinkan dengan kemenangan 3-0 atas Oviedo. Hasil tersebut membuat Oviedo kian dekat dengan jurang degradasi, sementara Betis mengokohkan posisi di papan atas.
Menuju Laga Penentu
Dengan empat laga tersisa, dinamika La Liga musim ini masih menyisakan tensi tinggi. Barcelona memang di atas angin, tetapi Real Madrid belum menyerah.
El Clasico pekan depan kini bukan sekadar duel klasik, melainkan panggung penentuan: apakah Barcelona akan mengunci gelar, atau Madrid memperpanjang napas dalam perburuan juara. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


