MU Pastikan Tiket Liga Champions Usai Kalahkan Liverpool
Setelah dua musim absen dari kompetisi elite Eropa, Manchester United memastikan tiket Liga Champions setelah menang 3-2 atas Liverpool.
JAKARTA – Manchester United memastikan kembali ke panggung Liga Champions dengan cara dramatis. Kemenangan 3-2 atas Liverpool di Old Trafford, Minggu (4/5/2026) waktu setempat, menjadi titik balik yang menegaskan kebangkitan Setan Merah setelah dua musim absen dari kompetisi elite Eropa.
Hasil ini bukan sekadar tiga poin. United kini mengunci posisi tiga besar klasemen Premier League dengan nilai 64, sekaligus unggul enam poin dari Liverpool dengan tiga laga tersisa.
Mainoo Jadi Penentu
Laga berjalan dalam tempo tinggi sejak awal. United tampil agresif dan langsung unggul lewat gol Matheus Cunha pada menit keenam. Benjamin Sesko kemudian menggandakan keunggulan hanya delapan menit berselang.
Namun, dominasi itu sempat runtuh di babak kedua. Liverpool bangkit cepat melalui Dominik Szoboszlai dan Cody Gakpo yang menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Di tengah tekanan, Kobbie Mainoo muncul sebagai pembeda. Gelandang muda itu mencetak gol kemenangan lewat sepakan first-time dari luar kotak penalti yang langsung menggetarkan Old Trafford.
“Kami ingin mengikuti dia, berjuang untuk dia, bahkan memberikan segalanya di lapangan,” ujar Mainoo, menggambarkan kuatnya kepercayaan pemain terhadap pelatih.
Sentuhan Carrick Ubah Arah Musim
Kebangkitan United tak lepas dari peran Michael Carrick. Ditunjuk sebagai pelatih interim pada Januari, ia berhasil menyelamatkan musim yang sempat terpuruk.
Sejak kedatangannya, United mengoleksi 32 poin dari 14 laga—catatan terbaik di liga dalam periode tersebut. Kemenangan atas Arsenal, Manchester City, dan kini Liverpool menjadi bukti konkret transformasi tim.
“Ini perjalanan yang bagus. Kami mengalahkan tim-tim besar dan menghadapi tantangan berat,” ujar Carrick.
“Saya menikmati peran ini. Posisi ini terasa sangat natural bagi saya,” lanjutnya.
Performa impresif ini memicu dorongan kuat agar Carrick dipermanenkan sebagai pelatih utama.
Penyerang Matheus Cunha bahkan menyamakan dampaknya dengan sosok legendaris klub. “Ketika Carrick datang, dia membawa semacam ‘sihir’. Ada nuansa seperti era Alex Ferguson. Ini baru awal, awal yang indah,” katanya.
Di tengah euforia, kabar kurang baik datang dari legenda klub, Sir Alex Ferguson, yang sempat meninggalkan stadion sebelum laga dimulai sebagai langkah pencegahan karena kondisi kesehatannya.
Liverpool Tertekan, Spurs Bangkit
Kekalahan ini membuat Liverpool belum aman dalam perebutan tiket Liga Champions. Kapten Virgil van Dijk mengakui musim timnya jauh dari ekspektasi.
“Ini musim yang menyedihkan, di bawah standar Liverpool. Kami tidak bisa menerima ini, tapi ini kenyataannya,” ujarnya. “Kami harus memastikan lolos ke Liga Champions dan membangun musim yang jauh lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Tottenham Hotspur menjaga asa bertahan di Premier League setelah menang 2-1 atas Aston Villa. Ini menjadi kemenangan beruntun pertama mereka musim ini dan membawa Spurs keluar dari zona degradasi.
Di papan tengah, Bournemouth juga mencuri perhatian. Kemenangan 3-0 atas Crystal Palace membuka peluang mereka finis di zona Liga Champions, dengan skenario tambahan jika slot Eropa bertambah. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


