Advertisement
Olahraga

Inter Milan Kunci Scudetto ke-21 Usai Tekuk Parma

Inter Milan memastikan gelar Serie A ke-21 usai mengalahkan Parma 2-0. Kemenangan ini menegaskan dominasi Nerazzurri musim 2026.

TIMES Indonesia,
Inter Milan Kunci Scudetto ke-21 Usai Tekuk Parma
Inter Milan mengunci gelar juara Liga Italia usai menang 2-0 atas Parma. Liga Italia menyisakan tiga laga, namun dengan keunggulan 12 poin, Inter Milan tidak mungkin terkejar oleh Napoli.
A-AA+

JAKARTA Inter Milan mengunci gelar Serie A 2026. Kemenangan 2-0 atas Parma di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (4/5/2026), menjadi penegas dominasi Nerazzurri yang tak terbendung di penghujung musim.

Hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci titel, Inter justru tampil meyakinkan. Gol dari Marcus Thuram dan Henrikh Mkhitaryan memastikan tiga poin sekaligus memperlebar jarak menjadi 12 poin dari pesaing terdekat, Napoli, dengan tiga laga tersisa. Secara matematis, keunggulan ini sudah tak mungkin dikejar.

Advertisement

Gelar ke-21

Keberhasilan ini menandai gelar ke-21 Inter di Serie A, sekaligus yang ketiga dalam enam musim terakhir. Lebih dari sekadar angka, capaian ini mencerminkan konsistensi performa dan stabilitas internal tim dalam beberapa tahun terakhir.

Menariknya, ini menjadi momen spesial karena terakhir kali Inter mengunci gelar di hadapan publik sendiri terjadi pada 1989. Hampir empat dekade menunggu, San Siro akhirnya kembali menjadi saksi pesta juara.

Marcus Thuram membuka keunggulan jelang turun minum lewat sepakan terukur yang tak mampu dijangkau kiper Parma, Zion Suzuki. Gol tersebut terasa emosional, mengingat ia lahir di Parma saat ayahnya, Lilian Thuram, membela klub tersebut.

“Sejak saya datang, Inter adalah tim yang suka bersama—di dalam dan di luar lapangan. Itu kekuatan kami,” ujar Thuram, menegaskan pentingnya chemistry dalam skuad.

Henrikh Mkhitaryan kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-80, memanfaatkan assist Lautaro Martinez yang baru kembali dari cedera. Meski memulai dari bangku cadangan, kontribusi Lautaro tetap krusial sebagai pengatur ritme serangan.

Advertisement

Sentuhan Chivu 

Di balik keberhasilan ini, pelatih Cristian Chivu menjadi figur sentral. Musim perdananya langsung berbuah gelar, bahkan diraih saat menghadapi mantan klubnya, Parma.

Lautaro Martinez menilai perubahan atmosfer menjadi faktor penting. “Chivu membawa energi dan antusiasme baru. Setelah empat tahun bersama Simone, mungkin kami memang butuh suasana berbeda,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan pelatih asal Rumania itu membuat seluruh pemain merasa terlibat. “Dia memastikan semua pemain merasa penting dan bahkan bisa berlatih dengan senyum. Itu sangat membantu,” kata Lautaro.

Secara data, Inter tampil lebih stabil di liga domestik, meski performa di Eropa belum maksimal. Mereka tersingkir dari playoff Liga Champions oleh klub Norwegia, Bodø/Glimt, sebuah hasil yang kontras dengan dominasi di Serie A.

Namun, fokus di kompetisi domestik terbukti efektif. Inter bahkan masih berpeluang meraih double winner jika mampu mengalahkan Lazio di final Coppa Italia dalam waktu dekat.

Gelandang Nicolo Barella menyoroti aspek mental sebagai pembeda. “Dalam sepak bola dan hidup, selalu ada momen sulit. Musim lalu kami hampir meraih semuanya, tapi tidak dapat apa-apa,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya bangkit dari kegagalan. “Hal terpenting adalah bagaimana Anda berdiri kembali. Itu yang kami lakukan musim ini,” tambahnya.

Rival Tertekan, Persaingan Memanas

Di saat Inter berpesta, rival-rivalnya justru berada dalam tekanan. AC Milan kalah 0-2 dari Sassuolo dan kini rawan tergeser dari zona Liga Champions.

Juventus pun kehilangan poin setelah ditahan 1-1 oleh Hellas Verona. Persaingan papan atas pun semakin ketat, dengan selisih poin tipis antara posisi tiga hingga lima.

Dengan tiga laga tersisa, perebutan tiket Liga Champions dipastikan berlangsung sengit—kontras dengan kepastian gelar yang sudah diamankan Inter lebih cepat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia