Advertisement
Olahraga

Antonelli Menangi GP Miami, Rekor Baru dan Kokoh di Puncak Klasemen F1

Kimi Antonelli menjuarai GP Miami 2026 dan mencetak rekor unik F1. Pebalap Mercedes itu kini unggul 20 poin di klasemen sementara.

TIMES Indonesia,
Antonelli Menangi GP Miami, Rekor Baru dan Kokoh di Puncak Klasemen F1
Pembalap Mercedes Kimi Antonelli tampil solid untuk memenangi GP Miami, di Amerika Serikat, Minggu (3/5/2026). (FOTO: F1)
A-AA+

JAKARTA Dominasi baru mulai terbentuk di ajang Formula 1 musim 2026. Nama Kimi Antonelli mencuat sebagai simbol era berikutnya setelah pebalap muda Italia itu kembali mencatat kemenangan, kali ini di GP Miami, sekaligus mempertegas posisinya di puncak klasemen.

Pebalap Mercedes berusia 19 tahun tersebut sukses menaklukkan sirkuit jalanan di sekitar Hard Rock Stadium, Florida, Minggu (3/5/2026) waktu setempat. Kemenangan ini bukan sekadar tambahan poin, tetapi juga menandai rekor bersejarah: Antonelli menjadi pebalap pertama dalam sejarah Formula 1 yang mengonversi tiga pole position awal kariernya menjadi tiga kemenangan beruntun.

Advertisement

Strategi Pit Stop Jadi Penentu

Balapan sempat dikuasai oleh juara dunia 2025, pembalap McLaren, Lando Norris, yang unggul hingga tiga detik di fase awal. Namun momentum berubah drastis saat strategi pit stop dimainkan.

Antonelli masuk pit lebih dahulu untuk mengganti ban, langkah yang terbukti krusial. Satu lap kemudian, Norris menyusul, tetapi kehilangan posisi akibat strategi undercut yang sukses dijalankan Mercedes.

“Ini baru permulaan, perjalanan masih panjang,” ujar Kimi Antonelli usai balapan. Ia menegaskan timnya bekerja sangat keras dan tampil solid sepanjang akhir pekan.

Norris sendiri tak menutupi kekecewaannya. Ia mengakui timnya kalah strategi. “Seharusnya kami menang. Kami kalah karena undercut, kami seharusnya masuk pit lebih dulu,” ujarnya melalui radio tim.

Mercedes Sapu Bersih Awal Musim

Empat seri awal musim ini sepenuhnya menjadi milik Mercedes. Antonelli kini mengoleksi 100 poin, unggul 20 angka dari rekan setim sekaligus rival terdekatnya, George Russell.

Advertisement

Di GP Miami, Russell harus puas finis keempat, di belakang Oscar Piastri yang melengkapi podium untuk McLaren.

Sementara itu, juara dunia bertahan Max Verstappen finis kelima setelah sempat kehilangan posisi akibat insiden spin di lap pembuka. Ferrari juga belum menemukan konsistensi, dengan Charles Leclerc hanya finis keenam dan Lewis Hamilton di posisi ketujuh.

Insiden dan Safety Car Warnai Balapan

Balapan sempat diwarnai keluarnya safety car pada lap keenam setelah dua insiden terjadi. Pebalap Red Bull, Isack Hadjar, menabrak dinding, disusul kecelakaan Pierre Gasly yang keluar lintasan usai kontak dengan mobil lain.

Meski sempat diprediksi terganggu cuaca buruk, balapan berlangsung tanpa interupsi hujan atau badai petir setelah jadwal dimajukan tiga jam lebih awal.

Dengan empat kemenangan beruntun Mercedes, peta persaingan mulai mengerucut. Antonelli tampil sebagai kandidat kuat juara dunia, bukan hanya karena kecepatan, tetapi juga kematangan strategi tim.

Di sisi lain, McLaren dan Red Bull masih mencari celah untuk memutus dominasi tersebut. Kesalahan kecil seperti strategi pit stop terbukti menjadi pembeda di level kompetisi tertinggi ini.

Jika tren ini berlanjut, musim 2026 bisa menjadi panggung lahirnya era baru Formula 1, dengan Kimi Antonelli sebagai pusatnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Antara
PenulisAntaraANTARA adalah kantor berita nasional Indonesia yang menyebarluaskan informasi tentang berbagai peristiwa penting di dalam dan luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia