Imbang Dramatis di Merseyside, Manchester City Gagal Dekati Arsenal
Manchester City ditahan Everton 3-3 dalam laga dramatis. Hasil ini membuat peluang juara City menipis dan memberi keuntungan bagi Arsenal di puncak klasemen.
JAKARTA – Peta persaingan gelar Liga Inggris kembali berubah. Manchester City gagal menjaga momentum setelah hanya mampu bermain imbang 3-3 melawan Everton dalam laga penuh drama di Merseyside, Senin waktu setempat atau Selasa (5/5/2026). Hasil ini membuat Arsenal berada di posisi terdepan dalam perebutan gelar.
Manchester City sebenarnya datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mencatat tiga kemenangan beruntun. Namun, tambahan satu poin di kandang Everton membuat mereka tertinggal lima angka dari Arsenal, meski masih memiliki satu laga tunda. Dengan tiga pertandingan tersisa bagi Arsenal, situasi ini membuat gelar kini berada dalam kendali penuh tim asuhan Mikel Arteta.
Momentum Berubah di Babak Kedua
Manchester City sempat menunjukkan dominasi sejak awal laga. Penguasaan bola tinggi mereka akhirnya berbuah gol pada menit ke-42 lewat aksi Jérémy Doku, yang melepaskan tembakan melengkung dari dalam kotak penalti.
Namun, babak kedua menjadi titik balik. Everton tampil lebih agresif dan mampu mencetak tiga gol hanya dalam rentang 13 menit. Kesalahan lini belakang City menjadi pemicu, termasuk umpan pendek Marc Guéhi yang dimanfaatkan Thierno Barry untuk menyamakan skor.
Tak lama berselang, Jake O’Brien membawa Everton berbalik unggul melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok. Barry kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-81, memanfaatkan bola muntah untuk membuat skor menjadi 3-1.
Comeback Dramatis di Menit Akhir
Saat kekalahan tampak di depan mata, City menunjukkan mental juara. Erling Haaland memperkecil ketertinggalan lewat gol ke-25 musim ini, sebelum Doku kembali menjadi penentu dengan gol penyama di masa injury time.
“Ini terasa menyakitkan, tapi masih banyak pertandingan tersisa. Kami kehilangan dua poin, namun akan terus berjuang,” ujar Doku, menegaskan optimisme timnya.
Gol telat tersebut sekaligus memupus harapan Everton meraih kemenangan penting dalam perburuan tiket kompetisi Eropa. Tim asuhan David Moyes harus puas tertahan di papan tengah, sejajar poin dengan Fulham dan Chelsea.
Moyes mengakui timnya kehilangan fokus di momen krusial. Ia menilai gol kedua City menjadi titik kelemahan yang tak seharusnya terjadi.
Chelsea Terpuruk, Forest Mendekati Zona Aman
Di laga lain, Chelsea kembali menelan hasil buruk setelah kalah 1-3 dari Nottingham Forest. Kekalahan ini menjadi yang keenam secara beruntun di Liga Inggris, sekaligus hampir menutup peluang mereka lolos ke Liga Champions.
Taiwo Awoniyi tampil sebagai bintang dengan dua gol, ditambah satu gol dari Igor Jesus melalui titik penalti. Sementara itu, gol hiburan Chelsea dicetak Joao Pedro lewat tendangan salto di masa injury time.
Kekalahan ini membuat Chelsea terperosok ke posisi kesembilan klasemen, semakin jauh dari zona lima besar. Situasi kian sulit, mengingat peluang ke Liga Champions kini bergantung pada skenario kompleks yang melibatkan hasil tim lain.
Sebaliknya, Nottingham Forest semakin dekat dengan keselamatan dari degradasi. Dengan tiga laga tersisa, mereka kini unggul enam poin dari zona merah. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


