Serba-serbi Final Liga Champions: PSG Bidik Gelar Kedua, Arsenal Kejar Trofi Perdana
PSG akan menghadapi Arsenal pada final Liga Champions 2026 di Budapest. Duel dua tim penuh ambisi ini juga menghadirkan cerita sejarah dan gengsi Eropa.
JAKARTA – Final Liga Champions 2026 menghadirkan duel yang sarat ambisi dan pembuktian. Paris Saint-Germain (PSG) akan berhadapan dengan Arsenal di partai puncak yang digelar di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, pada 30 Mei 2026 mendatang.
Pertemuan ini bukan sekadar perebutan trofi paling bergengsi di Eropa, tetapi juga menjadi panggung pertarungan dua proyek besar sepak bola modern. PSG datang sebagai juara bertahan, sementara Arsenal berupaya menuntaskan penantian panjang untuk meraih gelar Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub.
PSG memastikan tiket final usai menyingkirkan Bayern Munich dalam semifinal dramatis. Bermain imbang 1-1 pada leg kedua, wakil Prancis itu lolos dengan agregat tipis 6-5 setelah sebelumnya menang 5-4 pada leg pertama.
Laga diwarnai gol cepat Ousmane Dembélé pada menit ketiga. Peraih Ballon d’Or itu memanfaatkan serangan balik cepat yang dibangun Khvicha Kvaratskhelia sebelum menuntaskan peluang ke gawang Bayern Munich.
Harry Kane sempat menyamakan kedudukan untuk Bayern pada masa injury time. Namun, gol tersebut tak cukup membendung langkah PSG menuju final kedua mereka dalam tiga musim terakhir.
Keberhasilan ini sekaligus membuka peluang PSG mempertahankan gelar. Sejak format Liga Champions diperkenalkan pada musim 1992/1993, hanya Real Madrid yang mampu mempertahankan trofi secara beruntun, tepatnya pada periode 2016 hingga 2018.
Di sisi lain, Arsenal melaju ke final usai menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1. Tim asuhan Mikel Arteta kembali ke final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2006.
Saat itu, Arsenal harus mengakui keunggulan Barcelona di partai final. Dua dekade berselang, The Gunners kini memiliki kesempatan menorehkan sejarah baru dengan mengangkat trofi Liga Champions pertama mereka.
Musim lalu, langkah Arsenal terhenti di semifinal setelah disingkirkan PSG. Karena itu, final di Budapest juga menjadi momentum balas dendam sekaligus ujian mental bagi klub asal London tersebut.
UEFA juga melakukan perubahan jadwal kickoff final tahun ini. Jika biasanya final Liga Champions dimainkan pukul 20.00 GMT, laga final 2026 dimajukan menjadi pukul 17.00 GMT.
UEFA menyebut keputusan itu diambil untuk meningkatkan pengalaman suporter serta mempermudah pengaturan transportasi publik di Budapest pada hari pertandingan.
Atmosfer final juga akan semakin meriah dengan penampilan grup rock asal Amerika Serikat, The Killers, sebagai pengisi acara pembuka. Dalam beberapa tahun terakhir, panggung final Liga Champions juga pernah dimeriahkan oleh Linkin Park dan Lenny Kravitz.
Final akan berlangsung di Puskas Arena, stadion berkapasitas sekitar 67 ribu penonton yang dibuka pada 2019. Stadion tersebut dibangun di lokasi bekas Ferenc Puskas Stadion dan menggunakan nama legenda sepak bola Hungaria sekaligus ikon Real Madrid, Ferenc Puskas.
Sementara itu, UEFA juga telah menetapkan final Liga Champions 2027 akan digelar di Estadio Metropolitano, markas Atletico Madrid. Stadion tersebut sebelumnya pernah menjadi venue final 2019 antara Liverpool melawan Tottenham Hotspur. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


