Cedera Bahu Marc Marquez Ternyata Lebih Parah, Operasi Ganda Usai MotoGP Prancis
Marc Marquez akan menjalani operasi kaki dan bahu usai kecelakaan di MotoGP Prancis. Gangguan saraf disebut jadi penyebab performanya menurun.
JAKARTA – Cedera yang dialami Marc Marquez ternyata tidak hanya soal patah tulang kaki akibat kecelakaan hebat di Sprint Race MotoGP Prancis 2026 di Le Mans. Juara dunia bertahan MotoGP itu mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya sudah dijadwalkan menjalani operasi bahu kanan bahkan sebelum insiden di Prancis terjadi.
Pengakuan itu membuka fakta baru di balik performa inkonsisten Marquez sepanjang awal musim MotoGP 2026. Pembalap asal Spanyol tersebut menyebut ada gangguan pada saraf radial akibat posisi baut di bahunya bergeser sekitar satu hingga dua milimeter setelah cedera lama yang dialaminya tahun lalu.
Marquez mengalami patah tulang kaki kanan setelah terjatuh keras pada lap-lap akhir Sprint Race Le Mans, Sabtu (9/5/2026). Akibat cedera itu, ia dipastikan absen pada balapan utama MotoGP Prancis yang berlangsung Minggu (10/5/2026) sore nanti dan seri MotoGP Catalunya pekan depan.
Namun, di luar cedera terbaru tersebut, rider yang kini berada di posisi kelima klasemen sementara MotoGP 2026 itu ternyata sudah menahan masalah serius pada bahunya sejak beberapa seri terakhir.
Dalam wawancara dengan media Spanyol DAZN, Marquez mengaku mulai merasakan ada yang tidak beres setelah MotoGP Jerez. Pemeriksaan medis kemudian menemukan baut lama pada area ligamen lateral bergeser dan menyentuh saraf radial.
“Itulah yang membuat saya melakukan kesalahan, tidak konsisten, dan mengalami kecelakaan yang tidak terduga,” ujar Marquez.
Ia mengaku kondisi tersebut membuatnya kesulitan mengendalikan motor secara konsisten saat balapan. Menariknya, gangguan itu tidak terlalu terasa saat latihan motocross karena posisi berkendara berbeda dengan motor MotoGP.
Marquez juga mengatakan dirinya sengaja tampil lebih hati-hati dalam beberapa balapan terakhir karena sadar risiko terjatuh bisa datang kapan saja.
“Saya sebenarnya sudah menjadwalkan operasi setelah Catalunya. Sekarang semuanya akan dilakukan sekaligus,” katanya.
Operasi pada bahu kanan itu disebut relatif ringan karena hanya bertujuan membuka area cedera dan melepas baut yang mengganggu saraf. Meski demikian, absennya Marquez diperkirakan akan memengaruhi persaingan perebutan gelar musim ini.
Hingga seri Le Mans, Marquez sudah meraih dua kemenangan sprint race, tetapi tertinggal 51 poin dari pemuncak klasemen MotoGP 2026.
Ini bukan pertama kalinya Marc Marquez menyembunyikan kondisi fisiknya dari publik. Pada 2018, masalah dislokasi bahu kronis baru diketahui setelah perayaan gelar juara dunia. Sementara pada 2022, ia juga sempat menutupi problem serius pada lengan kanannya sebelum akhirnya menjalani operasi besar keempat.
Kondisi terbaru ini kembali menegaskan bahwa perjalanan karier Marquez dalam beberapa tahun terakhir terus dibayangi persoalan cedera, meski mental bertandingnya tetap menjadi salah satu yang terkuat di lintasan MotoGP. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


