myBCA BTR Ultra 2026 Sajikan Rute Ekstrem Gunung Agung hingga Kampanye Zero Waste
myBCA BTR Ultra 2026 presented by Asics menghadirkan rute trail ekstrem di kawasan Gunung Agung dan Kintamani, sekaligus mengusung komitmen zero waste serta keselamatan peserta.
JAKARTA – Ajang lari trail myBCA BTR Ultra 2026 presented by Asics kembali digelar di Bali pada 15-17 Mei 2026. Edisi tahun ini menghadirkan lintasan yang lebih menantang sekaligus memperkuat komitmen terhadap keselamatan peserta dan pelestarian lingkungan.
Pada kategori 60 kilometer, peserta akan melintasi jalur ekstrem Gunung Abang, Bukit Trunyan, hingga Bukit Pedahan. Sementara kategori paling bergengsi, yakni 100 kilometer, akan melewati Gunung Agung sebagai gunung tertinggi di Bali.
Tahun ini, total peserta mencapai 5.916 pelari dari berbagai kategori. Rinciannya, kategori 7K diikuti 1.225 peserta, 7K Kid 37 peserta, 18K sebanyak 2.098 peserta, 30K sebanyak 1.556 peserta, 60K sebanyak 805 peserta, dan 100K sebanyak 195 peserta.
Ketua Bali Trail Running, I Made Budiana, mengatakan penyelenggaraan edisi ketujuh tahun ini menghadirkan inovasi pengelolaan sampah dengan konsep zero waste.

“Kami sadar setiap pelaksanaan kegiatan pasti juga menimbulkan sampah yang tidak sedikit,” ujar I Made Budiana, Sabtu (9/5/2026).
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, panitia menargetkan seluruh sampah hasil kegiatan tidak berakhir di Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Untuk mendukung langkah tersebut, panitia menggandeng ACS Bali Foundation sebagai mitra pengelolaan sampah profesional.
Panitia berharap pengelolaan sampah yang tepat dapat memberikan dampak positif sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara bijak.
Selain isu lingkungan, aspek keselamatan peserta juga menjadi perhatian utama. Mengingat trail run termasuk olahraga ekstrem, seluruh panitia telah mendapatkan pelatihan First Aid atau pertolongan pertama guna menghadapi potensi kecelakaan dan kondisi darurat selama lomba berlangsung.
Pelatihan tersebut didukung Bali International Hospital melalui penyediaan fasilitas dan narasumber. Edukasi bagi peserta juga dilakukan melalui sesi Live Talk Instagram bertema “Life Support, Emergency and First Aid”.
Kegiatan edukasi itu bertujuan meningkatkan pemahaman peserta terkait dasar-dasar pertolongan pertama dan penanganan kondisi darurat di lintasan.
I Made Budiana menegaskan, myBCA BTR Ultra 2026 presented by Asics tidak hanya menjadi ajang olahraga ekstrem, tetapi juga bagian dari promosi sport tourism Bali.
“Trail run bukan hanya tentang olahraga ekstrem, tetapi juga menjadi sarana promosi pariwisata Bali yang memiliki bentang alam dan panorama luar biasa indah,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Selasa (12/5).
Panitia turut mengapresiasi dukungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali sebagai pengelola kawasan Taman Wisata Alam Gunung Batur Bukit Payang.
Kolaborasi antara panitia, pemerintah, desa adat, dan masyarakat sekitar dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran event. Keterlibatan warga lokal sebagai bagian dari panitia pelaksana juga disebut memperkuat dampak positif kegiatan bagi masyarakat sekitar.
Bali Trail Running menargetkan peserta dapat menikmati keindahan kawasan Kintamani sekaligus memperoleh pengalaman berkesan selama mengikuti lomba.
Kesuksesan myBCA BTR Ultra 2026 presented by Asics juga didukung berbagai pihak, di antaranya BNHS, PT Tanaya Pesona Batur, Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI), BKSDA Bali, kelompok sadar wisata Kintamani, pemerintah daerah, aparat keamanan, Basarnas Bali, serta masyarakat sekitar.
Sementara itu, Kepala Balai KSDA Bali, Ratna Hendratmoko, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan myBCA BTR Ultra 2026 presented by Asics sebagai bagian dari pengembangan sport tourism yang tetap mengedepankan prinsip konservasi dan kelestarian alam. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


