Advertisement
Olahraga

City Bungkam Crystal Palace 3-0, Perebutan Gelar Masih Terbuka

Manchester City menjaga peluang juara Liga Inggris usai menang 3-0 atas Crystal Palace dan memangkas selisih poin dengan Arsenal menjadi dua angka.

TIMES Indonesia,
City Bungkam Crystal Palace 3-0, Perebutan Gelar Masih Terbuka
Manchester City tetap membuka asa juara Liga Inggris usai menang 3-0 atas Cyristal Palace. Kemanangan ini membuat City hanya tertinggal dua poin atas Arsenal. (foto: Manchester City)
A-AA+

JAKARTA Persaingan juara Liga Inggris musim 2025/2026 belum menemukan titik akhir. Manchester City kembali memberi tekanan besar kepada Arsenal setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Crystal Palace di Stadion Etihad, Rabu waktu setempat atau Kamiis (14/5/2026) dini hari

Hasil ini membuat jarak Manchester City dengan Arsenal kembali menyempit menjadi dua poin dengan kompetisi yang tinggal menyisakan dua pertandingan. Situasi tersebut memaksa Arsenal menunda peluang mengunci gelar lebih cepat.

Advertisement

Tim asuhan Mikel Arteta dijadwalkan menghadapi Burnley pada pekan berikutnya. Jika Arsenal menang, maka tekanan akan berpindah ke Manchester City yang wajib mengalahkan Bournemouth demi menjaga persaingan gelar hingga pekan terakhir.

Penyerang Manchester City, Phil Foden, menilai perburuan gelar musim ini masih sangat terbuka. Ia mengingatkan bahwa banyak kejutan bisa terjadi pada pekan terakhir Liga Inggris.

“Kami sudah sering melihat banyak hal bisa terjadi pada laga terakhir. Saya pernah mengalaminya beberapa kali ketika pertandingan tidak berjalan sesuai harapan. Kami hanya harus terus menang dan melakukan bagian kami,” ujar Foden kepada Sky Sports.

Kemenangan atas Crystal Palace juga menunjukkan kedalaman skuad Manchester City. Meski pelatih Pep Guardiola melakukan enam perubahan pemain dan menyimpan sejumlah bintang seperti Erling Haaland, Rayan Cherki, serta Jeremy Doku, City tetap tampil dominan.

Phil Foden menjadi motor permainan City dalam laga ini. Pemain timnas Inggris itu mencatatkan dua assist penting pada babak pertama.

Advertisement

Gol pembuka lahir pada menit ke-32 melalui Antoine Semenyo setelah menerima umpan tumit cerdas dari Foden. Delapan menit berselang, Foden kembali menjadi kreator dengan memberikan assist kepada Omar Marmoush untuk menggandakan keunggulan.

Manchester City baru memastikan kemenangan telak mereka pada menit ke-84 lewat gol Savinho. Tambahan tiga gol tersebut juga penting karena membuat mereka unggul selisih gol atas Arsenal, faktor yang bisa menjadi penentu dalam perebutan gelar.

Di tengah tekanan persaingan, Guardiola tetap menegaskan timnya belum sepenuhnya memegang kendali karena posisi puncak masih berada di tangan Arsenal.

“Sayangnya ini belum berada di tangan kami. Situasinya tidak mudah, tetapi penting bagi kami untuk tetap ada dalam persaingan. Grup pemain ini luar biasa,” kata Guardiola.

Musim ini menjadi salah satu perburuan gelar paling ketat dalam beberapa tahun terakhir di Liga Inggris. Guardiola sendiri tengah memburu gelar liga ketujuh bersama Manchester City. Sepanjang karier kepelatihannya bersama Barcelona, Bayern Munchen, dan City, ia belum pernah dua musim beruntun gagal memenangkan gelar liga domestik.

Sebelum kembali fokus ke Liga Inggris, Manchester City lebih dulu akan menghadapi Chelsea pada final Piala FA di Wembley. Jadwal padat itu membuat rotasi pemain mulai menjadi faktor penting dalam penentuan akhir musim. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Wahyu Nurdiyanto
PenulisWahyu NurdiyantoWartawan Sertifikasi Madya, lulusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 sebagai editor.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia