Drama Mbappe dan Arbeloa Warnai Pekan Buruk Real Madrid
Kylian Mbappe buka suara soal konflik dengan Álvaro Arbeloa usai dicadangkan Real Madrid. Fans Bernabeu ikut meluapkan kekecewaan.
JAKARTA – Situasi di Real Madrid memasuki fase panas menjelang akhir musim. Bukan hanya gagal mempertahankan gelar liga usai kalah dari Barcelona, klub raksasa Spanyol itu kini juga diterpa ketegangan internal yang melibatkan Kylian Mbappe dan pelatih Álvaro Arbeloa.
Drama terbaru muncul setelah kemenangan 2-0 Madrid atas Real Oviedo di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis waktu setempat atau Jumat (15/5/2026) dini hari. Mbappe, yang baru pulih dari cedera hamstring kiri, memicu kontroversi lewat pernyataannya seusai laga.
Penyerang asal Prancis itu mengaku diberitahu Arbeloa bahwa dirinya kini hanya menjadi pilihan keempat di lini depan Madrid, berada di belakang Franco Mastantuono, Vinícius Júnior, dan Gonzalo García.
“Saya 100 persen fit. Saya tidak bermain sejak awal karena pelatih mengatakan saya adalah striker keempat di tim,” ujar Mbappe kepada media.
Meski demikian, pemain berusia 27 tahun tersebut tetap mencoba meredam polemik. Ia menegaskan menghormati keputusan pelatih dan memilih fokus bekerja keras demi kembali merebut tempat utama.
Namun, pernyataan Mbappe langsung dibantah Arbeloa. Sang pelatih mengaku tidak pernah menyebut mantan bintang Paris Saint-Germain itu sebagai striker pilihan keempat.
“Saya tidak punya empat striker dan saya tidak pernah mengatakan hal seperti itu kepada Mbappe,” kata Arbeloa. “Mungkin ada kesalahpahaman.”
Bernabeu Mulai Kehilangan Kesabaran
Ketegangan itu memperlihatkan situasi tidak stabil yang tengah melanda Madrid. Dalam sepekan terakhir, klub ini diguncang sejumlah persoalan, mulai dari konflik antarpemain saat latihan hingga tekanan terhadap presiden klub Florentino Pérez.
Sebelumnya, gelandang Federico Valverde dan Aurélien Tchouaméni dikabarkan didenda masing-masing 500 ribu euro akibat insiden internal saat sesi latihan.
Situasi makin buruk setelah Madrid kalah 0-2 dari Barcelona dalam El Clasico akhir pekan lalu, hasil yang memastikan rival abadinya mengunci gelar Liga Spanyol musim ini.
Tekanan suporter pun mulai terasa nyata di Bernabeu. Saat masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-68 menggantikan Gonzalo García, Mbappe justru mendapat siulan dan cemoohan dari sebagian fans. Vinicius juga mengalami respons serupa sebelumnya.
Meski begitu, Mbappe mencoba menanggapinya dengan santai.
“Saya pernah dicemooh sebelumnya dalam karier saya. Itu bagian dari sepak bola. Kadang fans memang tidak puas,” ujarnya.
Tekanan terhadap Mbappe muncul dari fans karena bepergian ke Italia bersama aktris Ester Expósito. Fans menilai sang pemain kurang serius menjalani rehabilitasi.
Mbappe membantah tudingan tersebut dan menegaskan perjalanannya dilakukan dengan izin klub.
“Saya mendapat izin dari klub untuk meninggalkan Madrid. Saya bukan satu-satunya pemain yang melakukannya,” katanya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

