Ini Alasan Robert Lewandowski Pastikan Hengkang dari Barcelona
Robert Lewandowski umumkan hengkang dari Barcelona akhir musim 2025/2026. Pemain 37 tahun itu merasa misi selesai. Kurangnya peran di bawah Hansi Flick dan negosiasi buntu jadi penyebab.
JAKARTA – Striker asal Polandia, Robert Lewandowski, memastikan diri akan meninggalkan Barcelona pada akhir musim 2025/2026. Kepastian itu diumumkan langsung oleh pemain berusia 37 tahun tersebut melalui akun Instagram pribadinya, Sabtu (16/5/2026). Laga kandang melawan Real Betis pada Senin (18/5/2026) dini hari WIB akan menjadi pertandingan terakhirnya di hadapan publik Camp Nou.
Lewandowski menjelaskan bahwa keputusannya untuk pergi didasari oleh perasaan telah menyelesaikan misi di klub asal Catalan tersebut. "Setelah empat tahun penuh tantangan dan kerja keras, saatnya untuk melangkah pergi. Saya pergi dengan perasaan bahwa misi sudah selesai," tulis Lewandowski.
Pernyataan tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai masa depannya di Barcelona. Kontrak Lewandowski memang akan habis pada Juni mendatang, dan negosiasi perpanjangan kontrak menemui jalan buntu karena beberapa faktor.
Faktor Penyebab Kepergian
Kepergian Lewandowski tidak lepas dari beberapa pertimbangan, baik dari pihak klub maupun pemain. Associated Press (AP) dan Reuters mengungkap faktor di balik keputusan tersebut.
Faktor paling dominan adalah berkurangnya peran Lewandowski di bawah asuhan pelatih Hansi Flick. Musim ini, ia tidak lagi menjadi pilihan utama di lini depan. Pelatih asal Jerman itu lebih sering memilih ketajaman dan kecepatan Ferran Torres sebagai ujung tombak. Akibatnya, Lewandowski hanya menjadi starter dalam 15 dari 29 penampilannya di La Liga musim ini. Situasi ini tidak sejalan dengan ambisi Lewandowski yang masih ingin menjadi pusat permainan di level tertinggi.
Barcelona sebenarnya menawarkan perpanjangan kontrak satu tahun kepada Lewandowski. Namun, tawaran tersebut dinilai tidak memuaskan sang pemain. Menurut laporan yang dikutip oleh Malta News Agency, masalah utamanya bukan terletak pada pemotongan gaji yang signifikan, melainkan pada peran yang disiapkan Flick untuknya sebagai pemain cadangan. Keengganan untuk menerima peran yang berkurang ini menjadi salah satu penghalang utama dalam negosiasi.
Dari sisi pihak manajemen Barcelona, kepergian Lewandowski adalah langkah strategis untuk mengurangi beban gaji klub. Kantor berita Xinhua melaporkan bahwa kepergiannya akan membantu Barcelona mematuhi aturan financial fair play La Liga dan memberikan ruang untuk merekrut pemain baru di musim panas nanti.
Dalam unggahan perpisahannya, Lewandowski menyampaikan pesan emosional yang menandai berakhirnya babak penting dalam kariernya. "Saya tidak akan pernah melupakan cinta yang saya terima dari para penggemar sejak hari-hari pertama saya. Catalonia adalah tempat saya di dunia ini. Terima kasih kepada semua orang yang saya temui sepanjang perjalanan selama empat tahun yang indah ini... Visca el Barca. Visca Catalunya."(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


