Xabi Alonso Dikabarkan Menuju Chelsea, The Blues Ganti Pelatih Lagi
Chelsea dikabarkan mencapai kesepakatan dengan Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Mantan pelatih Real Madrid itu disebut segera menandatangani kontrak empat tahun.
JAKARTA – Perputaran kursi pelatih di Chelsea tampaknya belum berhenti. Klub asal London tersebut dikabarkan segera menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih kepala baru setelah mencapai kesepakatan dengan pihak pelatih asal Spanyol tersebut.
Laporan yang dikutip Associated Press (AP), Sabtu (17/5/2026), menyebutkan bahwa Alonso dan Chelsea telah melakukan pembicaraan dalam beberapa hari terakhir. Sumber yang mengetahui proses tersebut mengatakan Alonso diproyeksikan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun, meski pengumuman resmi belum disampaikan klub.
Jika terealisasi, ini menjadi pekerjaan baru Alonso setelah periode singkatnya bersama Real Madrid berakhir pada Januari lalu. Masa kerjanya di Santiago Bernabeu hanya berlangsung kurang dari delapan bulan setelah hasil yang tidak memuaskan serta muncul laporan mengenai hilangnya kontrol ruang ganti.
Meski demikian, reputasi Alonso di level Eropa belum benar-benar merosot. Sebelumnya ia mencuri perhatian saat menangani Bayer Leverkusen dengan mempersembahkan gelar Bundesliga dan Piala Jerman, sekaligus mengakhiri dominasi panjang Bayern Munich di kompetisi domestik.
Chelsea sendiri tengah mencari sosok baru setelah memecat Liam Rosenior bulan lalu. Rosenior menjadi pelatih kedua yang diberhentikan sepanjang tahun ini setelah sebelumnya klub juga berpisah dengan Enzo Maresca pada Januari.
Kedatangan Alonso juga akan menambah panjang daftar pergantian pelatih sejak era kepemilikan Clearlake Capital dan Todd Boehly Official Site mengambil alih Chelsea pada 2022. Sebelumnya, klub sempat menunjuk Thomas Tuchel, Graham Potter, Mauricio Pochettino, Maresca, hingga Rosenior.
Di tengah investasi besar yang telah menembus lebih dari satu miliar dolar AS untuk perekrutan pemain, Chelsea masih belum mampu kembali bersaing dalam perebutan gelar Liga Inggris secara konsisten. Musim ini situasi mereka kembali menjadi sorotan setelah berpotensi gagal lolos ke Liga Champions untuk ketiga kalinya dalam empat musim terakhir.
Situasi semakin sulit setelah The Blues dipastikan menutup musim tanpa trofi usai kalah dari Manchester City pada final Piala FA, Sabtu.
Penunjukan Alonso kini dipandang sebagai langkah berikutnya dalam proyek besar Chelsea. Tantangan utamanya bukan sekadar memperbaiki hasil pertandingan, tetapi juga mengembalikan stabilitas tim yang dalam beberapa musim terakhir terus berada dalam siklus pergantian pelatih. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

