Jamu PSIM di Laga Penutup, Arema FC Bukan Tanpa Target
Selain pengamanan stadion, polisi juga menyiapkan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan Stadion Kanjuruhan.
Malang – Pertandingan pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026 menjadi laga penutup Arema FC menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Kanjuruhan Malang, Jum'at (22/5/2026) mendatang.
Kedua tim kini tèrcatat sama-sama menghuni papan tengah klasemen. Hasil apapun, tak akan menaikkan posisi Arema FC maupun PSIM secara signifikan ataupun terlempar ke zona degradasi.
Singo Edan melakoni laga penutup di kandang ini bukan berarti sekadar formalitas atau tanpa target. Sebaliknya, pertandingan diprediksi tetap akan seru, apalagi Arema FC bermain di depan publik bola sendiri.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, berharap timnya bisa belajar dari pertemuan pertama agar hasil imbang tidak terulang kembali. Penggawa Arema FC diminta bermain dengan fokus tinggi dan disiplin taktik.
"Kami ingin memberikan yang terbaik bagi suporter. Ini bukan sekadar laga penutup, kami tetap harus berjuang untuk menghadiahkan kado kemenangan bagi Aremania di laga terakhir ini," ujar Marcos Santos, dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

Peringkat Arema FC dan PSIM hanya terpaut satu strip, dengan jumlah poin sama-sama 45. Berada di posisi ke-10, Singo Edan tetap bertekad mengakhiri musim dengan catatan kemenangan manis di kandang sendiri.
Antasipisi Pengamanan Ketat dan Berlapis
Pengamanan berlapis bakal disiagakan dengan ketat mengantisipasi laga pemungkas tersebut. Polres Malang telah menggelar rapat koordinasi (rakor) eksternal, mematangkan kesiapan pengamanan. Rakor itu juga dihadiri jajaran TNI-Polri, Pemkab Malang, panpel pertandingan, hingga steward stadion.
"Fokusnya untuk penguatan koordinasi lintas sektoral, dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas. Kesiapan personel pengamanan dipastikan siaga di semua zona stadion," terang Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi, kemarin.
Dikatakan Kapolres, pengamanan laga penutup kompetisi liga tersebut tetap disiapkan maksimal, agar pertandingan berjalan aman dan kondusif.
“Pertandingan terakhir Arema FC sekaligus penutup kompetisi liga nanti diharapkan bisa berjalan baik, lancar, dan kondusif. Lebih dari 1.000 personel gabungan disiapkan untuk pengamanan pertandingan di Kanjuruhan besok," tandas AKBP Taat Resdi.
Personel tersebut terdiri dari unsur Polda Jatim, Polres Malang, TNI, hingga instansi terkait di lingkungan Pemkab Malang.
AKBP Taat menegaskan petugas pengamanan akan melakukan pemeriksaan ketat terhadap seluruh penonton yang memasuki area stadion.
Dalam rakor tersebut, Polres Malang juga memetakan potensi kerawanan baik di dalam maupun di luar stadion. Termasuk pula, mengantisipasi penggunaan flare, minuman keras, maupun barang terlarang lainnya yang dibawa penonton.
“Petugas pengamanan tetap melaksanakan pengecekan secara detail terhadap suporter yang akan memasuki stadion. Kami juga mengimbau agar tidak membawa flare, minuman keras, senjata tajam, maupun barang terlarang lainnya,” ujarnya.
Selain pengamanan stadion, polisi juga menyiapkan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan Stadion Kanjuruhan. Upaya ini untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat pertandingan berlangsung. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


