Timnas Indonesia vs Oman: Garuda Menang Telak 3-0, Putus Rekor Buruk 38 Tahun
Timnas Indonesia sukses menumbangkan Oman 3-0 pada laga FIFA Matchday di SUGBK. Gol kemenangan dicetak oleh Hubner, Romeny, dan Oratmangoen, diwarnai debut bersejarah Mathew Baker.
Jakarta – Timnas Indonesia sukses memetik kemenangan impresif atas Oman pada laga FIFA Matchday yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (5/6/2026) malam WIB. Tampil agresif sejak menit awal, Skuad Garuda menyudahi perlawanan tim peringkat 79 dunia tersebut dengan skor telak 3-0.
Kemenangan ini menjadi catatan sejarah baru bagi Indonesia yang akhirnya berhasil kembali menumbangkan Oman setelah penantian panjang selama 38 tahun.
Babak Pertama: Dominasi Garuda dan Aksi Gemilang Emil Audero
Indonesia langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit pertama dibunyikan. Motor serangan di sektor sayap kiri yang dihuni Nathan Tjoe-A-On tampil sangat impresif.
Laga baru berjalan 13 menit, akurasi umpan tendangan bebas Nathan berhasil disambut dengan sempurna oleh Justin Hubner untuk membawa Indonesia unggul 1-0. Gol pembuka ini langsung mendongkrak kepercayaan diri anak-anak asuh John Herdman.
Merespons ketertinggalan, Oman mencoba keluar dari tekanan dengan meningkatkan intensitas duel fisik. Pada menit ke-16, Kevin Diks menerima tekel keras dari Yousouf Nashr, meski wasit memutuskan tidak mengeluarkan kartu kuning.
Keunggulan Indonesia bertambah pada menit ke-27. Memanfaatkan umpan terobosan matang, Ole Romeny dengan dingin melepaskan tendangan datar yang gagal diantisipasi oleh kiper Oman, Ahmed Faraj. Papan skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Garuda.
Oman baru bisa keluar dari tekanan selepas menit ke-30. Sebuah skema serangan balik cepat memaksa lini pertahanan Indonesia melakukan pelanggaran di dalam kotak terlarang pada menit ke-38. Namun, Hatem Al Rushadi yang maju sebagai eksekutor penalti gagal menjalankan tugasnya setelah sepakannya ditepis secara gemilang oleh kiper Emil Audero.
Di sisa waktu babak pertama, permainan berjalan terbuka. Meski lini pertahanan Indonesia sempat rawan akibat intensitas serangan Oman yang meningkat, kualitas penyelesaian akhir tim tamu yang belum optimal membuat skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Gol Oratmangoen dan Rekor Debut Mathew Baker
Memasuki paruh kedua, pelatih John Herdman melakukan rotasi pemain. Justin Hubner yang mengalami cedera ditarik keluar dan digantikan oleh Dony Tri Pamungkas. Di kubu lawan, pelatih Oman juga menarik Hatem Al Rushadi yang gagal mengeksekusi penalti.
Strategi pergantian pemain Indonesia membuahkan hasil manis pada menit ke-56. Berawal dari umpan terobosan Dony Tri Pamungkas, Ivar Jenner yang merangsek naik mengirimkan umpan cutback matang ke dalam kotak penalti. Ragnar Oratmangoen yang berdiri bebas langsung menyambar bola untuk memperlebar keunggulan Indonesia menjadi 3-0.
Setelah unggul tiga gol, Indonesia mulai menurunkan tempo permainan. Oman beberapa kali mendapatkan peluang bagus untuk memperkecil ketertinggalan, namun penampilan solid Emil Audero di bawah mistar gawang membuat gawang Indonesia tetap perawan.
Momen bersejarah tercipta pada menit ke-80 ketika Mathew Baker resmi menjalani laga debutnya bersama Timnas Indonesia di usia 17 tahun 23 hari. Catatan ini resmi membawa Baker menjadi pemain termuda yang pernah merumput untuk Timnas Indonesia, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Arkhan Kaka (17 tahun, 3 bulan, dan 7 hari).
Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiup, skor 3-0 untuk kemenangan Timnas Indonesia atas Oman tetap tidak berubah. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


