FIFA Larang Vuvuzela di Piala Dunia 2026, Suporter Wajib Tahu
FIFA resmi melarang vuvuzela di Piala Dunia 2026. Selain terompet plastik ikonik itu, laser, peluit, dan sejumlah barang lain juga dilarang masuk stadion.
JAKARTA – FIFA resmi melarang vuvuzela di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Aturan tersebut menjadi bagian dari kode etik stadion yang diterbitkan menjelang turnamen yang berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Larangan ini berarti suporter tidak dapat membawa vuvuzela maupun alat pembuat suara bising lainnya ke seluruh stadion yang digunakan selama Piala Dunia 2026.
Vuvuzela Masuk Daftar Barang Terlarang
Vuvuzela merupakan terompet plastik khas Afrika Selatan yang populer saat Piala Dunia 2010. Suara dengungnya yang khas sempat menjadi ikon turnamen, tetapi juga menuai banyak kritik karena dianggap mengganggu jalannya pertandingan dan siaran televisi.
Dalam regulasi terbaru, FIFA tidak hanya melarang vuvuzela, tetapi juga peluit, terompet udara, serta perangkat lain yang menghasilkan kebisingan berlebihan.
Aturan tersebut berlaku di seluruh 16 stadion yang akan menjadi venue Piala Dunia 2026.
Laser dan Alat Berbahaya Juga Dilarang
Selain alat pembuat suara, FIFA memasukkan pemancar laser, penunjuk laser, dan perangkat sejenis ke dalam daftar barang terlarang.
Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga keamanan pemain, ofisial, dan penonton selama pertandingan berlangsung.
FIFA menegaskan bahwa setiap barang yang berpotensi mengganggu jalannya pertandingan atau membahayakan pihak lain tidak akan diizinkan masuk ke area stadion.
Aturan Ketat untuk Penonton
FIFA juga mengatur perilaku suporter selama berada di stadion. Dalam kode etik tersebut disebutkan bahwa cat tubuh maupun tato tubuh tidak dianggap sebagai pakaian.
Penonton dilarang memasuki stadion tanpa busana, memperlihatkan bagian tubuh intim, atau melakukan tindakan yang dianggap tidak pantas di area pertandingan.
Selain itu, botol minum isi ulang juga tidak diperbolehkan masuk ke stadion dengan alasan keamanan dan ketertiban.
Pelanggar Bisa Ditolak Masuk Stadion
FIFA memperingatkan bahwa suporter yang melanggar aturan dapat ditolak masuk atau bahkan dikeluarkan dari stadion.
Karena itu, para penggemar yang akan menyaksikan langsung pertandingan Piala Dunia 2026 disarankan memeriksa daftar barang yang diperbolehkan sebelum datang ke venue.
Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 negara peserta dan total 104 pertandingan yang digelar di 16 kota tuan rumah di Amerika Utara.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


