Advertisement
Olahraga

Kota Batu jadi Magnet Pembalap Cilik, 565 Rider Ikuti AF71 Military Race Vol2

Kompetisi AF71 Fighterkids Pushbike Anniversary Military Race Vol 2 di Kota Batu diikuti oleh 565 peserta dari berbagai daerah di Indonesia guna mendorong sport tourism.

TIMES Indonesia,
Kota Batu jadi Magnet Pembalap Cilik, 565 Rider Ikuti AF71 Military Race Vol2
Para rider pusbike saat Start di lintasan. (Foto: Galih Rakasiwi/TIMES Indonesia)
A-AA+

Batu Ratusan anak dari berbagai daerah di Indonesia memadati Lapangan Bengpus, Arhanud Kota Batu dalam gelaran AF71 Fighterkids Pushbike Anniversary Military Race Vol 2, Sabtu (6/6/2026).

Event yang memasuki tahun kedua penyelenggaraan ini mencatat antusiasme luar biasa dengan total 565 peserta, terdiri dari 530 rider pushbike dan 35 rider BMX.

Advertisement

Peserta tidak hanya berasal dari Jawa Timur, tetapi juga datang dari berbagai kota di Indonesia seperti Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, Pekanbaru, Yogyakarta, Magelang, hingga wilayah Malang Raya. Kehadiran mereka menjadikan ajang ini salah satu kompetisi pushbike terbesar yang digelar di Kota Batu tahun ini.

Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto mengaku sangat mendukung kegiatan tersebut. Dengan tingginya partisipasi peserta dari berbagai daerah, AF71 Fighterkids Pushbike Anniversary Military Race Vol 2/2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga memperkuat posisi Kota Batu sebagai salah satu destinasi penyelenggaraan event olahraga anak.

"Perlombaan ini merupakan salah satu mewujudkan Kota Batu sebagai Sport Tourism. Sebab mampu menarik peserta dari berbagai penjuru Indonesia," tegas Heli, Minggu (7/6/2026).

Ketua Panitia, Yoga Adi Pamungkas, mengatakan peningkatan jumlah peserta menjadi bukti bahwa olahraga pushbike semakin diminati masyarakat, khususnya kalangan orang tua yang ingin mengenalkan dunia olahraga kepada anak sejak usia dini.

"Ini merupakan tahun kedua penyelenggaraan AF71 Fighterkids Pushbike Anniversary Military Race. Alhamdulillah antusias peserta sangat luar biasa dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar dia, Minggu (7/6/2026).

Advertisement

Menurutnya, event tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan anak usia dini yang berpotensi melahirkan pembalap berprestasi di masa mendatang.

“Harapan kami ke depan kegiatan ini bisa semakin besar dan semakin ramai. Yang terpenting, melalui event seperti ini kita bisa mencari bibit-bibit pembalap sejak usia dini karena peserta yang mengikuti masih anak-anak,” katanya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Batu, Agung Sugiono, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pushbike merupakan olahraga yang memiliki banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak.

"Pushbike bukan hanya olahraga, tetapi juga media pembelajaran bagi anak-anak. Banyak nilai positif yang bisa diperoleh, mulai dari melatih keseimbangan, keberanian, disiplin hingga membangun rasa percaya diri sejak dini," ujarnya.

Anggota DPRD Kota Batu ini menambahkan, olahraga pushbike terbukti mampu membantu mengembangkan kemampuan motorik kasar anak karena mereka belajar mengendalikan tubuh, menjaga keseimbangan, serta meningkatkan koordinasi antara mata, tangan, dan kaki. 

"Selain itu, aktivitas fisik yang rutin juga mendukung kesehatan dan kebugaran anak. Melalui kompetisi seperti ini anak-anak juga belajar bersosialisasi, sportivitas, dan menghargai proses. Ini menjadi bekal penting dalam pembentukan karakter mereka," tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Galih Rakasiwi
PenulisGalih RakasiwiBergabung dengan TIMES Indonesia sejak Februari 2026 dan bertugas di Malang Raya dan sekitarnya. Meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia