Advertisement
Olahraga

Timnas Voli Putri Indonesia Kalah Tipis 2-3 dari Vietnam di AVC Women's Volleyball Cup 2026

Timnas Voli Putri Indonesia tampil heroik di AVC Cup 2026, paksa juara bertahan Vietnam main hingga lima set sebelum kalah tipis 2-3, tunjukkan daya juang dan potensi besar skuad Garuda.

TIMES Indonesia,
Timnas Voli Putri Indonesia Kalah Tipis 2-3 dari Vietnam di AVC Women's Volleyball Cup 2026
Meski kalah 3-2 dari Vietnam, Timnas voli putri Indonesia tampil luar biasa. (Foto: PBVSI for TIMES Indonesia)
A-AA+

JAKARTA Perjuangan luar biasa ditunjukkan Timnas Voli Putri Indonesia dalam ajang AVC Women's Volleyball Cup 2026. Menghadapi sang juara bertahan, Vietnam, skuad Garuda Pertiwi memaksa laga berjalan hingga full set sebelum akhirnya kalah tipis dengan skor 2-3 (25-18, 22-25, 18-25, 25-18, 13-15).
​Pertandingan sengit ini berlangsung di Candon City Arena, Filipina, Senin (8/6/2026). 

Meski harus mengakui keunggulan lawan, performa Indonesia patut diacungi jempol karena berhasil merepotkan kekuatan utama Asia Tenggara tersebut.

Advertisement

Garuda ​Indonesia yang turun dengan kekuatan utama seperti Medi Yoku, Tisya Amallya, Ersandrina Devega, Chelsa Berliana, Putri Agustin, dan libero Indah Guretno langsung tampil menggebrak. Sejak peluit awal dibunyikan, servis tajam, blok rapat, dan receive yang akurat menjadi kunci permainan anak asuh Marcos Sugiyama.

​Medi Yoku dan kolega sukses mendikte permainan dan terus memimpin perolehan angka. Set pertama pun diamankan Indonesia dengan kemenangan meyakinkan 25-18.

​Memasuki set kedua, Vietnam yang dimotori oleh bintang mereka, Tran Thi Thanh Thuy, mulai panas. Skuad terbaik Vietnam yang diisi Nguyen Khan Dang, Thi Uyen, Vi Thi Nhu Quynh, Thi Kim Thoa, dan Thi Bich Thuy memberikan perlawanan sengit.

​Indonesia sempat tertinggal di awal, namun mampu menyamakan kedudukan menjadi 11-11. Sayangnya, setelah momen tersebut, Vietnam berhasil mendominasi. Meski Indonesia sempat memangkas jarak hingga skor 22-24, Vietnam akhirnya menutup set kedua dengan 25-22 sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

​Vietnam menjaga momentum kemenangan mereka di set ketiga. Sejak awal laga, sang juara bertahan langsung melesat dan unggul jauh 14-7.
​Tekanan demi tekanan terus dilancarkan oleh Thanh Thuy dkk ke jantung pertahanan Indonesia. Skuad Merah Putih kesulitan keluar dari tekanan dan harus merelakan set ketiga ini dengan kekalahan 18-25. Vietnam berbalik unggul 2-1.

​Enggan menyerah begitu saja, pelatih Marcos Sugiyama melakukan perubahan strategi di set keempat. Ia memasukkan hitter muda, Gendis, untuk menyegarkan lini serang. Strategi ini terbukti jitu. Indonesia langsung on-fire dan memimpin 18-12 di pertengahan set.

Advertisement

​Pelatih Vietnam sempat mengambil time-out untuk memutus momentum, namun Indonesia tetap tak terbendung dan menjaga keunggulan 21-14. Penampilan apik Medi Yoku di garis depan akhirnya menyudahi perlawanan Vietnam di set keempat dengan skor 25-18. Skor besar kembali imbang 2-2.

​Pada set penentuan, Vietnam langsung tancap gas dan unggul cepat 6-2 memanfaatkan momentum psikologis. Melihat situasi kritis ini, Marcos Sugiyama langsung mengambil time-out dan meminta anak asuhnya untuk bermain lebih tenang. Kendati demikian, Vietnam tetap memimpin 8-3 saat perpindahan lapangan.

Indonesia perlahan bangkit setelah berpindah tempat. Variasi serangan berhasil menipiskan ketertinggalan menjadi 9-10. Giliran pelatih Vietnam yang panik dan mengambil time-out, yang membuahkan hasil hingga mereka kembali menjauh 12-10.

​Ketegangan mencapai puncaknya di akhir set kelima. Indonesia secara luar biasa mampu mendekat di angka 12-13, bahkan menyamakan kedudukan menjadi 13-13. Sayangnya, di poin-poin kritis, kematangan mental juara bertahan berbicara. Vietnam berhasil merebut dua poin terakhir dan menutup laga dengan skor 15-13.

​Usai pertandingan, pelatih Timnas Voli Putri Indonesia, Marcos Sugiyama, tetap memberikan apresiasi tinggi atas daya juang anak asuhnya meskipun harus menelan kekalahan tipis.

​"Hari ini anak-anak bermain dengan hati dan luar biasa. Kita tahu Vietnam adalah juara bertahan dengan skuad yang sangat berpengalaman, tetapi kami terbukti bisa mengimbangi mereka lima set. Pergantian pemain di set keempat berjalan baik, hanya saja di akhir set kelima kami kurang beruntung di poin kritis.Ini modal bagus untuk evaluasi laga berikutnya," ujar Marcos Sugiyama.

Meski kalah, hasil ini mencatatkan Indonesia sebagai salah satu tim yang berhasil memaksa Vietnam bermain hingga full set di turnamen AVC Women's Volleyball Cup 2026.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M. Marhaban
PenulisM. MarhabanSekolah Tinggi Publisistik (STP) Jakarta, KLW PWI Jawa Timur 1999. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019, meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Olahraga, Budaya, dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia