Cari Atlet Unggul, NKI dan PORDI Gelar Turnamen Domino Antar Kabupaten
Peringati HUT ke-16 NKI, digelar Open Turnamen Domino 96 pasang atlet dari Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi di Bengkel Kopi Indonesia Motor, 13/6/2026. Juara 1 raih Rp3 juta + trofi.
BONDOWOSO – Dalam rangka memperingati hari jadi ke-16 NKI (Nasim Khan Indonesia), digelar Open Turnamen Domino yang mempertemukan para atlet dari tiga kabupaten, yakni Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi. Kegiatan tersebut berlangsung di Bengkel Kopi Indonesia Motor Situbondo, Sabtu (13/6/2026).
Turnamen yang diselenggarakan bekerja sama dengan Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kabupaten Situbondo itu mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat dari membludaknya jumlah pendaftar, yang ingin ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Sebanyak 96 pasang atlet tercatat mengikuti turnamen yang dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Para peserta datang dari berbagai daerah untuk bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam olahraga domino.
Direktur NKI, Aurangzeb Khan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen NKI dalam mendukung perkembangan olahraga domino di daerah, sekaligus mempererat hubungan antar-komunitas dari berbagai kabupaten.
“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Melalui turnamen ini, kami ingin memberikan ruang kompetisi yang sehat sekaligus mendukung pembinaan atlet-atlet potensial,” ujarnya.
Menurut Angzeb, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana menjaring bibit-bibit atlet berprestasi yang nantinya dapat mewakili Situbondo, dan kabupaten lainya pada berbagai kejuaraan yang lebih tinggi.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mencari atlet-atlet berbakat yang dapat dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Kami berharap dari sini lahir atlet-atlet domino yang mampu mengharumkan nama daerah,” katanya.
Selain pembinaan atlet, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkenalkan Kabupaten Situbondo kepada peserta yang datang dari luar daerah.
“Peserta dari Bondowoso dan Banyuwangi hadir dalam turnamen ini. Kami ingin mereka mengenal Situbondo lebih dekat, sehingga kegiatan olahraga juga dapat menjadi media promosi daerah,” tambahnya.
Menurutnya, panitia telah menyiapkan berbagai hadiah pembinaan bagi para pemenang. Juara pertama memperoleh uang pembinaan sebesar Rp3 juta, trofi, dan sertifikat.
Sementara itu, juara kedua mendapatkan uang pembinaan Rp2 juta, trofi, dan sertifikat. Juara ketiga memperoleh Rp1,4 juta, trofi, dan sertifikat, sedangkan juara keempat menerima Rp800 ribu, trofi, dan sertifikat.
Adapun peserta yang berhasil menempati peringkat lima hingga delapan juga mendapatkan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp200 ribu. Seluruh hadiah tersebut disiapkan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi para atlet yang bertanding.
Ia berharap turnamen ini dapat menjadi agenda rutin yang mampu meningkatkan kualitas atlet domino di daerah.
“Ya sekaligus memperkuat eksistensi olahraga domino sebagai cabang olahraga prestasi yang semakin berkembang di Indonesia,” pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


