Jepang Siap Ulang Kejutan Saat Hadapi Belanda di Piala Dunia 2026
Belanda menghadapi Jepang pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026. Ronald Koeman mewaspadai Samurai Biru yang dikenal kerap membuat kejutan di turnamen besar.
JAKARTA – Timnas Belanda akan memulai perjuangannya di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Jepang dalam laga pembuka Grup F yang digelar Minggu waktu setempat atau Senin (15/6/2026) pukul 03.00 WIB nanti. Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik di fase grup karena mempertemukan dua tim yang sama-sama memiliki ambisi besar melangkah jauh di turnamen.
Bagi Belanda, ajang Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara dunia pertama. Tiga kali menjadi runner-up pada 1974, 1978, dan 2010 membuat De Oranje kembali datang dengan target tinggi di Amerika Utara.
Pelatih Ronald Koeman mengakui timnya memasang ekspektasi besar pada turnamen kali ini. Meski demikian, ia meminta para pemain untuk tetap fokus menghadapi Jepang sebelum memikirkan langkah berikutnya.
"Kami memberikan tekanan besar kepada diri kami sendiri. Kami ingin melangkah jauh di turnamen ini. Kami memiliki tim yang kuat dan tahu apa yang harus diperbaiki agar memiliki peluang nyata," ujar Koeman.
Menurutnya, Jepang bukan lawan yang bisa diremehkan. Koeman menilai laga pembuka akan menjadi ujian penting bagi timnya dalam upaya mengamankan tiket ke fase gugur.
Belanda datang dengan kekuatan penuh yang diperkuat sejumlah pemain bintang seperti Virgil van Dijk, Memphis Depay, Tijjani Reijnders, dan Cody Gakpo.
Di sisi lain, Jepang datang dengan reputasi sebagai tim yang kerap membuat kejutan di panggung dunia. Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Samurai Biru berhasil menumbangkan Jerman dan Spanyol pada fase grup.
Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, menyadari timnya berada dalam grup yang tidak mudah. Namun ia tetap optimistis anak asuhnya mampu bersaing menghadapi tim-tim unggulan.
"Kami harus bisa melewati fase grup apa pun yang terjadi. Tetapi saya juga melihat bahwa ini adalah grup yang sangat berat. Talenta terbaik ada di tim Belanda," kata Moriyasu.
Jepang memang kehilangan kapten sekaligus gelandang andalan, Wataru Endo. Namun mereka masih memiliki sejumlah pemain berbahaya seperti Takefusa Kubo, Ayase Ueda, Junya Ito, dan Daichi Kamada.
Berdasarkan prediksi superkomputer Opta, Belanda lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan dengan peluang mencapai 50,2 persen. Jepang memiliki peluang menang sebesar 24,5 persen, sedangkan kemungkinan laga berakhir imbang berada di angka 25,2 persen.
Selain Jepang dan Belanda, Grup F juga dihuni oleh timnas Tunisia dan Swedia. Belanda saat ini menjadi favorit untuk keluar sebagai juara grup berdasarkan proyeksi yang dirilis Opta. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


