Gol Telat Amad Diallo Antar Pantai Gading Tumbangkan Ekuador
Amad Diallo mencetak gol pada menit ke-90 untuk membawa Pantai Gading mengalahkan Ekuador 1-0 pada laga Grup E Piala Dunia 2026 dan membuka peluang lolos ke fase gugur.
JAKARTA – Timnas Pantai Gading mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan penting. Les Éléphants menundukkan Ekuador 1-0 berkat gol dramatis yang dicetak Amad Diallo pada menit ke-90 dalam laga Grup E yang berlangsung di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Senin (15/6/2026).
Pertandingan berlangsung sengit dan seimbang. Kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang berbahaya, bahkan tiga kali membentur mistar gawang. Namun hingga memasuki menit-menit akhir, skor tetap bertahan tanpa gol.
Kebuntuan akhirnya pecah ketika pemain pengganti Amad Diallo tampil sebagai pembeda. Winger yang memperkuat Manchester United itu masuk pada menit ke-56 sebelum mencetak gol kemenangan sesaat menjelang laga usai.
Gol berawal dari aksi impresif Wilfried Singo di sisi kanan pertahanan Ekuador. Singo melakukan penetrasi dan mengirim bola ke dalam kotak penalti yang kemudian diselesaikan Diallo dengan tendangan kaki kiri terarah. Bola meluncur melewati jangkauan kiper Ekuador, Hernán Galíndez.
Kemenangan tersebut menjadi modal berharga bagi Pantai Gading yang kembali tampil di Piala Dunia setelah absen sejak edisi 2014. Hasil ini juga membuka peluang mereka untuk melangkah ke fase gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan di turnamen tersebut.
Sebelum gol Diallo tercipta, kedua tim silih berganti mengancam. Pantai Gading nyaris unggul pada menit ke-52 ketika tendangan Elye Wahi membentur mistar gawang. Di babak pertama, giliran pemain Ekuador, John Yeboah dan Nilson Angulo, yang gagal memaksimalkan peluang setelah bola mengenai mistar.
Ekuador sebenarnya tampil cukup dominan di hadapan mayoritas pendukungnya sendiri. Dari total 68.274 penonton yang hadir, sebagian besar mengenakan atribut kuning khas La Tri. Peluang terbaik mereka pada babak kedua datang pada menit ke-68 melalui tendangan keras Gonzalo Plata dari luar kotak penalti, tetapi berhasil ditepis kiper Pantai Gading, Yahia Fofana.
Pantai Gading juga tampil solid berkat kontribusi penyerang muda Yan Diomande yang beberapa kali merepotkan pertahanan lawan, terutama melalui serangan dari sisi kanan.
Selain efektif dalam menyerang, Pantai Gading kembali menunjukkan kekuatan lini pertahanannya. Tim asal Afrika tersebut sebelumnya mencatatkan rekor impresif selama kualifikasi dengan delapan kemenangan dan dua hasil imbang dari 10 pertandingan tanpa sekali pun kebobolan.
Meski meraih kemenangan, laga tidak lepas dari permainan keras. Kapten Pantai Gading, Franck Kessié, langsung memberi tekanan sejak awal pertandingan dan menjadi salah satu dari tiga pemain Les Éléphants yang menerima kartu kuning pada babak pertama. Dari kubu Ekuador, Jackson Porozo mendapat kartu kuning pada menit ke-73.
Hasil ini sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan Ekuador yang telah bertahan selama 19 pertandingan. Sebelum kalah dari Pantai Gading, La Tri terakhir kali menelan kekalahan saat menghadapi Brazil pada September 2024.
Pada pertandingan berikutnya, Pantai Gading akan menghadapi Germany yang sebelumnya menghancurkan Curaçao dengan skor 7-1. Sementara Ekuador akan berusaha bangkit saat berjumpa Curaçao pada 20 Juni mendatang. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


