Persaingan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Elijah Just Ikut Panaskan Papan Atas
Elijah Just dari Selandia Baru bergabung dengan Kai Havertz dari Jerman, Yasin Ayari dari Swedia, dan Folarin Balogun dari AS di barisan terdepan dalam perebutan Sepatu Emas adidas, yang diberikan kepada pencetak gol terbanyak di Piala Dunia.
JAKARTA – Persaingan memperebutkan penghargaan adidas Golden Boot (Sepatu Emas) bagi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2026 mulai memanas. Penyerang Selandia Baru, Elijah Just, menjadi nama terbaru yang meramaikan bursa top skor setelah tampil gemilang di babak fase grup.
Pemain bernomor punggung 11 tersebut sukses melesakkan dua gol saat Selandia Baru menahan imbang Iran dengan skor 2-2 dalam laga sengit Grup G di Los Angeles Stadium, Selasa (16/6/2026). Dengan tambahan brace tersebut, Just kini sejajar di puncak daftar pencetak gol terbanyak sementara bersama tiga pemain lainnya.
Sengit di Puncak dengan Dua Gol
Sebelum Elijah Just mencuri perhatian, posisi teratas sudah diamankan oleh tiga penyerang tajam yang juga mengemas dua gol:
-
Folarin Balogun (AS): Penyerang berusia 25 tahun asal klub Monaco ini mengamuk di laga pembuka Grup D. Ia mencetak dua gol di babak pertama saat AS melibas Paraguay 4-1. Torehan ini sekaligus mencatatkan namanya sebagai pemain Stars & Stripes pertama yang mencetak lebih dari satu gol dalam satu laga Piala Dunia sejak tahun 1930.
-
Kai Havertz (Jerman): Bintang andalan Arsenal ini tampil menggila dengan sumbangan dua gol saat Jerman mencukur tim debutan Curaçao dengan skor telak 7-1 pada laga pembuka Grup E di Houston, Minggu (14/6).
-
Yasin Ayari (Swedia): Di hari yang sama dengan laga Jerman, Ayari juga tampil memukau lewat torehan dua gol indah yang membawa Swedia menang meyakinkan 5-1 atas Tunisia.
Mengingat format turnamen kali ini diikuti oleh 48 tim dan masih banyak negara yang belum memainkan laga perdana mereka, peta persaingan Sepatu Emas ini dipastikan akan terus berubah secara dinamis dalam beberapa hari dan pekan ke depan.
Daftar Top Skor Sementara (Per 15 Juni 2026)
Koleksi 2 Gol:
-
Folarin Balogun (AS) – 0 assist, 77 menit bermain
-
Yasin Ayari (Swedia) – 0 assist, 100 menit bermain
-
Kai Havertz (Jerman) – 0 assist, 100 menit bermain
-
Elijah Just (Selandia Baru) – 0 assist, 101 menit bermain
Koleksi 1 Gol: Sejumlah nama besar dan pemain potensial juga sudah membuka rekening gol mereka di turnamen ini dengan masing-saham mengantongi 1 gol, di antaranya:
-
Deniz Undav (Jerman) – 2 assist, 31 menit bermain
-
Alexander Isak (Swedia) – 2 assist, 94 menit bermain
-
Nathaniel Brown (Jerman) – 1 assist, 77 menit bermain
-
Hwang In-beom (Korea Selatan) – 1 assist, 87 menit bermain
-
Viktor Gyökeres (Swedia) – 1 assist, 100 menit bermain
-
Ramin Rezaeian (Iran) – 1 assist, 101 menit bermain
-
Pemain lain dengan koleksi 1 gol termasuk: Giovanni Reyna (AS), Vinicius Jr (Brasil), Jamal Musiala (Germany), Virgil van Dijk (Belanda), Cyle Larin (Kanada), Raul Jimenez (Meksiko), dan Breel Embolo (Swiss).
Bagaimana Penentuan Pemenang Sepatu Emas?
Jika hingga akhir turnamen terdapat dua pemain atau lebih yang mengoleksi jumlah gol yang sama, FIFA akan menentukan pemenang adidas Golden Boot berdasarkan kriteria hierarki berikut:
-
Jumlah Assist terbanyak: Ditentukan secara resmi oleh anggota Tim Studi Teknis (Technical Study Group) FIFA.
-
Menit Bermain Tersedikit: Jika jumlah gol dan assist masih sama kuat, pemain dengan total menit bermain paling sedikit di sepanjang turnamen akan ditempatkan di posisi teratas. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


