Scaloni Waspadai Aljazair, Argentina Tak Ingin Ulangi Start Buruk di Piala Dunia 2026
Pelatih Argentina Lionel Scaloni menegaskan laga pembuka melawan Aljazair penting namun bukan penentu nasib tim di Piala Dunia 2026. Argentina belajar dari pengalaman kalah dari Arab Saudi pada 2022.
JAKARTA – Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, menegaskan bahwa pertandingan perdana Piala Dunia 2026 melawan Aljazair memang penting, tetapi tidak akan menentukan keseluruhan perjalanan timnya dalam mempertahankan gelar juara dunia.
Argentina akan memulai kiprahnya di turnamen kali ini menghadapi Aljazair pada Selasa malam waktu setempat atau Rabu (17/6/2026) pukul 08.00 WIB . Menjelang laga tersebut, Scaloni mengingatkan anak asuhnya untuk belajar dari pengalaman empat tahun lalu ketika La Albiceleste secara mengejutkan tumbang dari Arab Saudi pada laga pembuka Piala Dunia 2022 di Qatar.
Meski mengawali turnamen dengan kekalahan, Argentina mampu bangkit dengan mengalahkan Polandia dan Meksiko di fase grup. Mereka kemudian menyingkirkan Belanda melalui adu penalti di perempat final sebelum menaklukkan Prancis pada partai final untuk meraih gelar juara dunia ketiga.
“Kami memiliki pengalaman dari Piala Dunia sebelumnya. Karena itu, pertandingan pertama memang penting, tetapi bukan pertandingan yang menentukan segalanya,” ujar Scaloni.
Kondisi Pemain Semakin Membaik
Scaloni mengaku masih akan memantau kondisi skuad hingga sesi latihan terakhir sebelum menentukan susunan pemain utama. Namun, ia optimistis mayoritas pemain berada dalam kondisi yang siap bertanding.
Beberapa pemain sebelumnya sempat mengalami masalah kebugaran, termasuk Lionel Messi yang mengalami cedera ringan hamstring, Nico Paz yang sempat bermasalah pada lutut, serta Julián Álvarez yang mengalami cedera pergelangan kaki.
Selain itu, kiper utama Emiliano Martínez diperkirakan tetap tampil meski masih menjalani pemulihan akibat patah tulang pada jari manisnya.
Menurut Scaloni, hanya bek kiri Nicolás Tagliafico yang masih membutuhkan perhatian khusus karena mengalami robekan otot di bagian belakang kaki kirinya.
“Sebagian besar pemain berada dalam kondisi baik. Tidak ada cedera serius dalam tim selain Nico,” katanya.
Scaloni juga menyampaikan bahwa Álvarez telah menjalani proses pemulihan dengan baik dan siap menjadi salah satu opsi penting di lini depan saat menghadapi Aljazair.
Messi Siap Jalani Piala Dunia Keenam
Fokus utama tetap tertuju kepada Messi yang kini berusia 38 tahun dan menjalani Piala Dunia keenam dalam kariernya. Meski belum berbicara kepada media sejak tiba di markas tim di Kansas City dua pekan lalu, penampilan sang kapten dalam sesi latihan menunjukkan kondisi fisik yang cukup baik.
Messi juga berhasil menghapus keraguan mengenai kondisi hamstringnya setelah tampil selama 20 menit dan mencetak gol dalam laga uji coba melawan Islandia pekan lalu.
“Bukan hanya masyarakat Argentina, tetapi seluruh dunia ingin melihat Messi bermain. Kehadirannya memiliki dampak besar bagi penggemar sepak bola di mana pun,” ujar Scaloni.
Hasil Tanjung Verde Jadi Peringatan
Argentina juga memperhatikan hasil mengejutkan yang terjadi sehari sebelumnya ketika juara Eropa, Spanyol, ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde.
Menurut Scaloni, hasil tersebut menjadi bukti bahwa tidak ada pertandingan mudah di Piala Dunia, terlebih dengan format baru yang melibatkan 48 negara peserta.
“Tidak ada lawan yang mudah. Semua tim layak berada di Piala Dunia. Aljazair memiliki banyak pemain berkualitas dan akan menjadi ujian yang bagus bagi kami,” katanya.
Sementara itu, pelatih Aljazair, Vladimir Petkovic, mengakui timnya bukan favorit dalam pertandingan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa Aljazair akan berusaha menciptakan kejutan sebagaimana yang telah terjadi pada beberapa pertandingan awal turnamen.
“Tentu kami bukan unggulan. Tetapi Piala Dunia selalu menghadirkan kejutan dan kami akan berusaha menjadi salah satu tim yang menciptakannya,” ujar Petkovic.
Cuaca Diprediksi Bersahabat
Setelah sempat menghadapi peringatan tornado dan cuaca ekstrem selama berada di Kansas City, kedua tim diperkirakan akan bermain dalam kondisi yang lebih ideal. Suhu saat pertandingan berlangsung diperkirakan berada di kisaran 27 derajat Celsius dengan peluang hujan yang sangat kecil.
Kondisi tersebut diharapkan memungkinkan Argentina dan Aljazair menampilkan permainan terbaik mereka pada laga pembuka yang akan menjadi langkah awal perjalanan kedua tim di Piala Dunia 2026. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


