Langkah Awal Kota Batu Menuju Porprov Jatim, 292 Atlet Ikuti Tes VO2Max
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu menggelar tes kebugaran VO2Max bagi para atlet yang diproyeksikan tampil pada Porprov X Jawa Timur 2027 di Surabaya.
BATU – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu menggelar tes kebugaran VO2Max bagi para atlet yang diproyeksikan tampil pada Porprov X Jawa Timur 2027 di Surabaya. Kegiatan tersebut berlangsung di GOR Gajah Mada Kota Batu, Selasa (16/6/2026).
Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ariwahyudi, mengatakan tes VO2Max menjadi salah satu tahapan penting untuk mengukur tingkat kebugaran dan kesiapan fisik atlet sebelum memasuki program latihan yang lebih intensif.
"Kami melaksanakan tes kebugaran terhadap calon atlet yang akan berlaga pada Porprov X Jawa Timur di Surabaya tahun 2027 mendatang. Tes ini penting untuk mengetahui kondisi fisik atlet sejak awal," katanya.
Menurutnya, hasil tes akan menjadi dasar dalam menyusun program pembinaan dan latihan agar para atlet mampu tampil optimal saat menghadapi persaingan di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
"VO2Max merupakan ukuran kebugaran atlet. Kesehatan dan kebugaran mereka harus tetap terjaga dalam kondisi cuaca apa pun," urainya.
Tes VO2Max tidak hanya mengukur kemampuan daya tahan tubuh atlet, tetapi juga menjadi indikator kesiapan mereka menghadapi berbagai kondisi lingkungan saat bertanding.
"Terlebih, atlet Kota Batu terbiasa dengan suhu yang relatif dingin, sedangkan saat Porprov di Surabaya nanti kemungkinan akan menghadapi cuaca yang lebih panas. Karena itu fisik mereka harus dipersiapkan sejak sekarang agar tetap stabil," ujarnya.
Selain sebagai pemetaan kondisi atlet, tes tersebut juga menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Pemusatan Latihan Kota (Puslatkot) menuju Porprov 2027. Tercatat sebanyak 292 atlet dan 30 pelatih mengikuti proses seleksi awal tersebut.
"Mereka berasal dari 30 cabang olahraga yang saat ini telah masuk dalam program pembinaan KONI Kota Batu. Tes VO2Max ini juga menjadi bagian dari persiapan Puslatkot. Saat ini diikuti 292 atlet, 30 pelatih dan 30 cabang olahraga dari total 47 cabang olahraga yang ada di Kota Batu," tegasnya.
Ia menambahkan, belum seluruh cabang olahraga dapat mengikuti tahapan seleksi karena sebagian atlet masih menjalani berbagai kejuaraan di luar daerah.
"Beberapa cabang olahraga belum bisa mengikuti seleksi saat ini karena masih mengikuti kejuaraan-kejuaraan di luar Kota Batu. Nantinya mereka akan mengikuti tahapan berikutnya sesuai jadwal yang ditetapkan," pungkasnya.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


