Advertisement
Olahraga

Panggung Terakhir Ronaldo? Portugal Bidik Awal Sempurna di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo memulai petualangan terakhirnya di Piala Dunia saat Portugal menghadapi DR Kongo. Trofi Piala Dunia menjadi satu-satunya gelar besar yang belum pernah diraih sang megabintang.

TIMES Indonesia,
Panggung Terakhir Ronaldo? Portugal Bidik Awal Sempurna di Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo akan memimpin Portugal meraih impian sebagai juara Piala Dunia 2026 dengan laga awal Grup K melawan DR Kongo.
A-AA+

JAKARTA Bagi Cristiano Ronaldo, Piala Dunia 2026 bukan sekadar turnamen biasa. Di usia 41 tahun, ajang yang berlangsung di Amerika Utara ini berpotensi menjadi penampilan terakhirnya di panggung sepak bola terbesar dunia sekaligus kesempatan terakhir mewujudkan mimpi yang belum pernah tercapai: membawa Portugal menjadi juara dunia.

Perjalanan itu dimulai saat Portugal menghadapi Democratic Republic of the Congo pada laga pembuka Grup K di Houston Stadium, Texas, Rabu waktu setempat atau Kamis (18/6/2026) dini hari WIB.

Advertisement

Meski telah memenangkan berbagai trofi bergengsi, termasuk Euro 2016 dan UEFA Nations League, Piala Dunia tetap menjadi satu-satunya gelar besar yang belum pernah berhasil diraih Ronaldo sepanjang karier gemilangnya.

Portugal sebenarnya memiliki generasi pemain yang dianggap cukup kuat untuk berbicara banyak di turnamen kali ini. Nama-nama seperti Vitinha, Joao Neves, Nuno Mendes, hingga Bruno Fernandes sedang berada dalam performa terbaiknya setelah menjalani musim yang impresif di level klub.

Namun sorotan utama tetap tertuju kepada Ronaldo. Sang kapten menjadi satu-satunya pemain yang pernah mencetak gol pada lima edisi Piala Dunia berbeda, yakni 2006, 2010, 2014, 2018, dan 2022. Kini ia berpeluang memperpanjang rekor tersebut dengan mencetak gol pada edisi keenam.

Meski demikian, sejumlah pertanyaan mulai muncul mengenai perannya di tim. Dalam dua turnamen besar terakhir, kontribusi Ronaldo dinilai menurun. Ia gagal mencetak gol dari permainan terbuka pada Piala Dunia 2022 dan Euro 2024. Bahkan di Qatar, ia sempat dicadangkan pada fase gugur saat Portugal menghancurkan Swiss 6-1.

Pelatih Portugal, Roberto Martinez, kini menghadapi dilema besar: tetap menjadikan Ronaldo starter atau memanfaatkannya sebagai senjata dari bangku cadangan. Namun dengan pengalaman dan statusnya sebagai pemegang rekor 143 gol internasional, peluang Ronaldo tampil sejak menit pertama masih sangat terbuka.

Advertisement

Selain memburu prestasi, Portugal juga membawa misi emosional pada turnamen kali ini. Para pemain dijadwalkan mengenakan pita hitam sebagai penghormatan kepada mendiang Diogo Jota, yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas tidak lama setelah membantu Portugal menjuarai UEFA Nations League.

Underdog yang Siap Memberi Kejutan

Sementara itu, DR Kongo datang dengan status underdog. Negara Afrika tersebut baru kembali ke Piala Dunia setelah penantian selama 52 tahun. Sebelumnya mereka tampil pada edisi 1974 dengan nama Zaire dan kalah dalam seluruh pertandingan grup.

Meski tidak diunggulkan, tim asuhan Sebastien Desabre memiliki sejumlah pemain berpengalaman yang merumput di kompetisi Eropa. Di antaranya adalah Aaron Wan-Bissaka, Axel Tuanzebe, Yoane Wissa, serta veteran Cedric Bakambu.

Laga ini juga menjadi pertemuan pertama sepanjang sejarah antara Portugal dan DR Kongo. Secara kualitas, Portugal jauh lebih diunggulkan. Namun sejarah Piala Dunia telah berulang kali menunjukkan bahwa kejutan selalu mungkin terjadi.

Jika mampu melewati fase grup sebagai juara, Portugal berpotensi mendapatkan jalur yang lebih ringan menuju babak gugur. Namun bagi Ronaldo, fokus utama saat ini adalah satu hal: memulai turnamen dengan kemenangan dan menjaga mimpi mengangkat trofi Piala Dunia tetap hidup. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Wahyu Nurdiyanto
PenulisWahyu NurdiyantoWartawan Sertifikasi Madya, lulusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 sebagai editor.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia