Advertisement
Olahraga

Belanda Pesta Gol ke Gawang Swedia, Koeman: Ini Membangun Kepercayaan Diri

Belanda bangkit dari tekanan usai hasil imbang di laga pertama dengan menghancurkan Swedia 5-1. Brian Brobbey dan Cody Gakpo masing-masing mencetak dua gol untuk membawa Oranje memuncaki Grup F Piala Dunia 2026.

TIMES Indonesia,
Belanda Pesta Gol ke Gawang Swedia, Koeman: Ini Membangun Kepercayaan Diri
Cody Gakpo mencetak dua gol ke gawang Swedia untuk memberi Belanda kemenangan penting 5-1 yang memperbesar kans mereka lolos ke babak 32 besar.
A-AA+

JAKARTA Setelah mendapat tekanan akibat gagal meraih kemenangan pada laga pembuka, Belanda memberikan jawaban sempurna. Oranje tampil trengginas untuk menghancurkan Swedia 5-1 pada laga Grup F Piala Dunia 2026, Sabtu waktu setempat atau Minggu (21/6/2026) dini hari sekaligus merebut puncak klasemen sementara.

Dua gol cepat Brian Brobbey pada babak pertama menjadi fondasi kemenangan besar tersebut. Penyerang berusia 24 tahun itu membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan lima menit sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-17.

Advertisement

Belanda yang sebelumnya ditahan Jepang 2-2 tampil jauh lebih tajam dan agresif. Mereka terus menekan pertahanan Swedia melalui serangan dari kedua sisi lapangan yang berkali-kali merepotkan lawan.

Pelatih Belanda Ronald Koeman mengaku puas melihat respons anak asuhnya setelah mendapat tekanan usai laga pertama.

"Cara kami bermain hari ini bisa membangun kepercayaan diri. Sekarang kami memiliki empat poin dan situasi yang sedikit lebih tenang. Tim bisa berkembang dari apa yang terjadi hari ini, dan itu sangat bagus," ujar Koeman.

Dominasi Belanda berlanjut setelah turun minum. Cody Gakpo menambah penderitaan Swedia dengan dua gol dalam kurun tujuh menit. Gol pertamanya lahir pada menit ke-47 setelah menyambut umpan Denzel Dumfries, sementara gol kedua tercipta pada menit ke-54 melalui penyelesaian klinis dari dalam kotak penalti.

Tak hanya mencetak dua gol, Gakpo juga menyumbang assist untuk gol pembuka Brobbey. Pemain Liverpool itu menilai variasi serangan menjadi pembeda utama dibandingkan laga sebelumnya.

Advertisement

"Hari ini kami memiliki lebih banyak variasi dalam menyerang. Banyak pemain bergerak dan bertukar posisi sehingga bek lawan lebih sulit menjaga kami. Itu membuat kami lebih bebas di kotak penalti. Mungkin itu yang kurang pada pertandingan sebelumnya," kata Gakpo.

Meski akhirnya kalah telak, Swedia sebenarnya sempat memberikan ancaman. Mereka beberapa kali memaksa kiper Belanda Bart Verbruggen bekerja keras pada babak pertama. Bahkan, Gustaf Lagerbielke sempat menjebol gawang Oranje lewat sundulan pada menit ke-44, namun gol tersebut dianulir karena offside.

Upaya Swedia baru membuahkan hasil pada menit ke-59 saat Anthony Elanga memperkecil ketertinggalan menjadi 1-4. Namun gol tersebut tak mampu mengubah jalannya pertandingan.

Belanda justru menutup pesta gol mereka melalui Crysencio Summerville pada menit ke-89. Setelah mencetak gol kelima timnya, Summerville merayakannya dengan selebrasi "night night" yang populer di dunia olahraga.

Koeman juga memberikan pujian khusus kepada Brobbey yang dinilainya mengalami perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

"Dia sekarang lebih bugar, lebih tajam, dan berkembang dengan sangat baik," ujar mantan pelatih Barcelona tersebut.

Di kubu lawan, pelatih Swedia Graham Potter mengakui timnya harus belajar banyak dari kekalahan tersebut. Menurutnya, Belanda memang tampil sebagai tim kelas dunia dan layak meraih kemenangan besar.

"Mereka adalah tim papan atas dan hari ini mereka lebih baik daripada kami. Kami harus memberikan selamat kepada mereka. Namun saya yakin kami akan belajar banyak dari pertandingan ini," kata Potter.

Kemenangan di hadapan 68.777 penonton di Houston Stadium itu menjadi suntikan moral besar bagi Belanda. Dukungan juga datang dari tamu istimewa yang hadir langsung di stadion, yakni Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Máxima yang menyaksikan pertandingan dari tribun VIP.

Ketika ditanya mengenai reaksi sang raja setelah kemenangan besar tersebut, Koeman menjawab singkat sambil tersenyum.

"Sang Raja sangat bahagia."

Hasil ini membuat Belanda memimpin Grup F dengan empat poin. Sementara Swedia tertahan di posisi kedua dengan tiga poin. Pada laga terakhir fase grup, Belanda akan menghadapi Tunisia, sedangkan Swedia menjalani partai hidup-mati melawan Jepang untuk memperebutkan tiket ke babak gugur. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Antara
PenulisAntaraANTARA adalah kantor berita nasional Indonesia yang menyebarluaskan informasi tentang berbagai peristiwa penting di dalam dan luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia