Jelang Lawan Belgia, Iran Tetap Wajib Tinggalkan AS Usai Pertandingan
Pemerintah AS menolak melonggarkan pembatasan perjalanan Timnas Iran selama Piala Dunia 2026. Iran wajib kembali ke Tijuana usai setiap pertandingan dan mengancam mengadu ke FIFA.
JAKARTA – Pemerintah Amerika Serikat menegaskan tidak akan melonggarkan pembatasan perjalanan yang diberlakukan kepada Timnas Iran selama mengikuti Piala Dunia 2026. Kebijakan tersebut tetap berlaku menjelang laga penting Iran menghadapi Belgia pada Grup G, Senin (22/6/2026) dini hari pukul 02.00 WIB, meski tim berjuluk Team Melli itu telah menyampaikan keberatan dan berencana mengajukan keluhan kepada FIFA.
Direktur Eksekutif Satuan Tugas Piala Dunia Gedung Putih, Andrew Giuliani, mengatakan otoritas AS masih akan mengevaluasi pengaturan perjalanan tim Iran. Namun untuk saat ini, skema yang telah diterapkan sejak awal turnamen tetap dipertahankan.
Berdasarkan aturan tersebut, skuad Iran hanya diperbolehkan memasuki wilayah Amerika Serikat dalam waktu maksimal 24 jam sebelum pertandingan dan harus segera kembali ke markas mereka di Tijuana, Meksiko, sesaat setelah laga berakhir.
Kebijakan itu menuai protes dari kubu Iran. Pelatih Amir Ghalenoei bahkan menyebut timnya sebagai "tim yang paling terzalimi di Piala Dunia" karena tidak memperoleh waktu pemulihan yang cukup seperti peserta lainnya.
Keluhan tersebut muncul setelah pertandingan pertama Iran melawan Selandia Baru pekan lalu. Usai laga yang berakhir sekitar pukul 20.00 waktu setempat, delegasi Iran langsung meninggalkan Amerika Serikat dan kembali ke Tijuana hanya beberapa jam setelah peluit panjang dibunyikan.
Menurut Ghalenoei, timnya semula berharap dapat menginap semalam di California untuk menjalani proses pemulihan fisik secara normal sebelum kembali ke markas mereka.
Persoalan lain sempat muncul ketika visa pemain sayap Iran, Mehdi Torabi, dilaporkan kedaluwarsa setelah pertandingan pertama. Namun pihak tim memastikan masalah tersebut telah diselesaikan setelah Torabi memperoleh visa baru dengan izin masuk berkali-kali ke wilayah Amerika Serikat.
Departemen Luar Negeri AS juga mengonfirmasi bahwa persoalan visa pemain tersebut telah selesai.
Iran dijadwalkan menghadapi Belgia pada Senin (22/6/2026) dini hari pukul 02.00 WIB. Sesuai protokol yang berlaku, skuad Iran tiba di Los Angeles sekitar 24 jam sebelum pertandingan dan akan kembali ke Tijuana setelah laga usai.
Meski demikian, Giuliani membuka kemungkinan adanya evaluasi menjelang pertandingan ketiga Iran melawan Mesir yang akan digelar di Seattle pada Jumat mendatang.
"Situasinya dinamis. Untuk saat ini mereka akan kembali ke Tijuana setelah pertandingan melawan Belgia. Setelah itu akan ada diskusi mengenai pengaturan untuk pertandingan ketiga," ujar Giuliani.
Ia juga membela kebijakan yang diterapkan pemerintah AS. Menurutnya, keputusan memindahkan markas latihan Iran dari Tucson, Arizona, ke Tijuana justru membantu mengurangi waktu perjalanan tim menuju Los Angeles.
Selain itu, Giuliani menegaskan seluruh pemain dan staf pelatih Iran telah memperoleh visa untuk mengikuti turnamen. Hanya beberapa pejabat tim yang tidak mendapatkan izin masuk karena pertimbangan keamanan dan informasi tertentu yang dimiliki otoritas Amerika Serikat.
"Kami ingin memastikan Piala Dunia berjalan sukses dan semua orang merasa diterima. Namun pada saat yang sama kami juga harus menjaga keamanan warga Amerika Serikat maupun para pengunjung internasional yang datang ke turnamen ini," katanya.
Ia menambahkan hingga saat ini belum ditemukan ancaman kredibel terhadap penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Meski demikian, komunitas intelijen AS terus melakukan pemantauan secara intensif selama turnamen berlangsung.
Giuliani menilai 10 hari pertama pelaksanaan Piala Dunia berjalan sesuai rencana dan perhatian publik lebih banyak tertuju pada pertandingan di lapangan daripada isu di luar sepak bola.
"Semuanya berjalan sesuai rencana. Sangat menyenangkan melihat kualitas pertandingan yang menjadi fokus utama pembicaraan publik," ujarnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


