Jeremy Doku Tuai Kritik Usai Ingin Tinggalkan Piala Dunia 2026 Demi Kelahiran Anak Pertama
Jeremy Doku tuai kritik setelah menyatakan keinginan meninggalkan Piala Dunia 2026 demi mendampingi kelahiran anak pertamanya, memicu perdebatan di media Eropa.
JAKARTA – Winger Timnas Belgia, Jeremy Doku, menjadi sorotan setelah pernyataannya terkait kemungkinan meninggalkan Piala Dunia 2026 demi mendampingi istri yang akan melahirkan anak pertama. Keputusan tersebut memicu perdebatan di publik sepak bola Eropa.
Jeremy Doku Tuai Kritik Jelang Fase Krusial Piala Dunia 2026
Jeremy Doku tuai kritik usai ingin meninggalkan Piala Dunia 2026 karena alasan keluarga, tepatnya untuk mendampingi proses kelahiran anak pertamanya. Pemain Manchester City itu mengaku sang istri, Shireen, diperkirakan melahirkan pada periode yang berpotensi bertepatan dengan babak perempat final turnamen.
“Ini anak pertama saya, jadi tentu saya ingin berada di sana,” ujar Doku seperti dikutip Reuters.
Doku menegaskan bahwa situasi tersebut bukan keputusan mudah karena ia juga terikat tanggung jawab bersama Timnas Belgia yang masih berjuang di turnamen.
Dilema Antara Tim Nasional dan Keluarga
Pemain berusia 24 tahun itu menyebut dirinya berada dalam posisi sulit antara komitmen profesional dan kehidupan pribadi.
“Tidak ada yang ingin melewatkan kelahiran anak pertama, tetapi sepak bola melibatkan banyak pertimbangan,” kata Doku.
Ia juga menambahkan bahwa federasi Belgia memahami situasi pribadi para pemain, namun keputusan akhir masih akan bergantung pada kondisi tim di turnamen.
Reaksi Keras dari Media Prancis
Pernyataan Doku kemudian memicu kontroversi, terutama dari sejumlah figur media di Prancis. Salah satunya presenter L’Équipe, France Pierron, yang menilai keputusan meninggalkan tim di tengah Piala Dunia sebagai hal yang tidak tepat.
Namun, komentar tersebut juga menuai bantahan dari mantan atlet Prancis, Brahim Asloum, yang menegaskan bahwa momen kelahiran anak tidak bisa dibandingkan dengan turnamen sepak bola.
Perdebatan ini kemudian meluas di media sosial hingga akhirnya Pierron menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf atas pernyataannya.
Bukan Kasus Pertama di Dunia Sepak Bola
Kasus seperti ini bukan hal baru di turnamen besar. Beberapa pemain seperti Kingsley Coman, Phil Foden, hingga Ryan Gravenberch pernah meninggalkan agenda tim nasional atau klub demi mendampingi kelahiran anak mereka.
Fenomena ini kembali memunculkan diskusi soal keseimbangan antara karier profesional dan tanggung jawab keluarga di level tertinggi sepak bola dunia.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


