ORADO Resmi Jadi Anggota KONI Jatim, Domino Diusulkan Masuk Cabor Porprov Jatim 2027
ORADO Jatim resmi menjadi anggota KONI Jawa Timur. Cabang olahraga domino kini diusulkan masuk dalam agenda Porprov Jatim X Tahun 2027 di Surabaya.
SIDOARJO – Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Jawa Timur resmi menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Timur. Pengukuhan tersebut ditandai dengan penyerahan bendera keanggotaan oleh Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, kepada Ketua ORADO Jawa Timur, Mahenda Abdillah Kamil, dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jawa Timur Tahun 2026 di Surabaya.
Penerimaan ORADO sebagai anggota KONI Jatim menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga domino di Jawa Timur. Pada forum yang sama, cabang olahraga (cabor) domino juga masuk dalam daftar usulan cabor yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X Tahun 2027 di Surabaya.
Dalam pemaparan Rakerprov KONI Jatim, domino menjadi salah satu dari enam cabor baru yang diusulkan masuk agenda Porprov 2027. Selain domino, cabor lainnya adalah bola tangan pantai, floorball, lari trail, sepak bola mini, dan ice skating.
Masuknya domino dalam daftar usulan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk mendorong perkembangan olahraga yang mengandalkan kecerdasan, konsentrasi, dan kemampuan berpikir taktis. Kehadirannya di ajang Porprov diharapkan dapat memperkuat sistem pembinaan atlet sekaligus membuka peluang lahirnya atlet berprestasi dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Ketua ORADO Jawa Timur, Mahenda Abdillah Kamil, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan KONI Jawa Timur kepada ORADO sebagai cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Jatim.
"Kami siap menciptakan iklim olahraga domino yang berbasis prestasi di Jawa Timur. Menjadi bagian dari keluarga besar KONI merupakan semangat baru bagi ORADO untuk membangun ekosistem pembinaan yang berkelanjutan," kata Mahenda kepada TIMES Indonesia, Rabu (24/6/2026).
Menurut Mahenda, ORADO Jawa Timur akan fokus memperkuat pembinaan atlet hingga tingkat daerah dengan mendorong pembentukan klub-klub domino di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.
"Kami akan mendorong pendirian klub-klub domino di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur sebagai wadah pembinaan atlet sekaligus sarana memperkenalkan olahraga domino kepada masyarakat. Dengan pembinaan yang terstruktur, kami optimistis akan lahir atlet-atlet domino yang mampu berprestasi dan membawa nama baik Jawa Timur di tingkat nasional," ungkapnya.
Mahenda menambahkan, domino tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga dapat berkembang sebagai olahraga prestasi yang menjunjung tinggi sportivitas, kemampuan berpikir strategis, serta ketelitian dalam mengambil keputusan.
"ORADO Jatim berkomitmen memperluas sosialisasi olahraga domino sekaligus menggelar kompetisi secara berjenjang di berbagai daerah sebagai bagian dari proses pembinaan atlet," paparnya.
Mahenda juga menyambut positif masuknya domino dalam daftar usulan cabang olahraga Porprov Jatim 2027. Menurutnya, peluang tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pengurus dan pegiat domino untuk semakin serius membangun prestasi.
"Alhamdulillah, olahraga domino masuk dalam daftar usulan cabang olahraga Porprov Jawa Timur X Tahun 2027. Kami optimistis domino akan semakin berkembang dan mendapat tempat di tengah masyarakat. Dukungan berbagai pihak akan menjadi modal penting untuk mempercepat pembinaan atlet dan melahirkan prestasi yang membanggakan Jawa Timur," pungkas Mahenda. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


