Harry Kane Ukir Rekor, Inggris Amankan Puncak Grup
Inggris mengalahkan Panama 2-0 pada laga terakhir Grup L Piala Dunia 2026. Gol Jude Bellingham dan Harry Kane memastikan Three Lions lolos sebagai juara grup sekaligus menghindari jalur berat di fase gugur.
JAKARTA – Timnas Inggris memastikan diri melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup L setelah mengalahkan Panama dengan skor 2-0 di MetLife Stadium, Minggu (28/6/2026).
Dua gol pada babak kedua yang dicetak Jude Bellingham dan Harry Kane menjadi pembeda dalam pertandingan yang sempat berlangsung alot. Hasil ini membuat Inggris mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan, hasil dua kemenangan dan satu kali imbang.
Keberhasilan finis sebagai juara grup juga memberi keuntungan bagi skuad asuhan Thomas Tuchel. Three Lions diperkirakan akan menghadapi Senegal atau Kongo pada babak 32 besar di Atlanta. Jika lolos, mereka kemungkinan bertemu pemenang duel Meksiko kontra Ekuador.
Sebaliknya, apabila hanya finis sebagai runner-up, Inggris berpotensi masuk jalur yang jauh lebih berat dengan menghadapi Kolombia atau Portugal, kemudian berpeluang bertemu Spanyol.
Panama tampil disiplin sepanjang babak pertama. Bahkan penyerang andalan Inggris, Harry Kane, hanya mencatatkan 10 sentuhan bola selama 45 menit pertama, jumlah paling sedikit dibanding seluruh pemain yang tampil.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-62. Berawal dari sepak pojok Bukayo Saka, Jude Bellingham berhasil menyambar bola di depan gawang meski mendapat kawalan ketat Jorge Gutiérrez. Tendangan kaki kirinya gagal diantisipasi kiper Orlando Mosquera dan membawa Inggris unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi gol ketiga Bellingham sepanjang kariernya di Piala Dunia, sekaligus gol keduanya pada edisi 2026.
Keunggulan Inggris bertambah lima menit kemudian. Kali ini Bellingham berperan sebagai kreator lewat umpan silang dari sisi kiri yang disambut sundulan Harry Kane. Kapten Inggris itu memenangkan duel udara melawan Andrés Andrade sebelum menggetarkan gawang Panama.
Gol tersebut menjadi gol internasional ke-82 Kane bersama Inggris sekaligus gol ke-11-nya di putaran final Piala Dunia. Catatan itu membuat Kane resmi menjadi pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang sejarah Piala Dunia, melewati rekor Gary Lineker yang mengoleksi 10 gol.
"Target pertama kami sudah tercapai. Kombinasi permainan kami berjalan baik. Memberikan bola kepada Harry selalu menjadi keuntungan karena dia terus meningkatkan level permainannya," ujar Bellingham.
Pelatih Inggris Thomas Tuchel mengaku puas dengan penampilan timnya menghadapi lawan yang bermain sangat fisik.
"Kami melakukan apa yang memang harus dilakukan. Ini pertandingan yang kami perkirakan akan berlangsung sulit karena mereka bermain sangat keras. Semakin besar pertandingan yang kami hadapi, semakin baik pula penampilan kami," kata Tuchel.
Sementara itu, Panama harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 tanpa satu pun poin setelah menelan tiga kekalahan beruntun. Hasil tersebut membuat Los Canaleros kembali mencatatkan rekor buruk, yakni kalah dalam enam pertandingan pertama mereka sepanjang sejarah tampil di Piala Dunia.
Panama sebenarnya sempat mencetak gol melalui José Fajardo pada masa injury time babak kedua. Namun gol tersebut dianulir wasit karena offside.
Pelatih Panama Thomas Christiansen tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya meski gagal meraih hasil positif.
"Kami boleh bangga, bukan terhadap hasil akhirnya, tetapi terhadap perjuangan para pemain. Mereka memberikan segalanya di lapangan. Saya rasa citra Panama di mata dunia cukup baik selama turnamen ini," ujarnya.
Inggris sendiri untuk ketujuh kalinya dalam delapan edisi terakhir Piala Dunia berhasil menembus fase gugur. Negara yang terakhir kali menjadi juara dunia pada 1966 itu kini menjaga asa untuk kembali mengangkat trofi setelah penantian panjang selama enam dekade. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


