ICF Ajukan Banyuwangi Jadi Tuan Rumah Kejuaraan BMX Asia
Indonesian Cycling Federation (ICF) bakal mengajukan Banyuwangi sebagai tuan rumah Kejuaraan BMX Asia yang digelar di bawah naungan Asian Cycling Confederation (ACC).
BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi kembali mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah balap sepeda BMX di Indonesia. Indonesian Cycling Federation (ICF) bakal mengajukan Banyuwangi sebagai tuan rumah Kejuaraan BMX Asia yang digelar di bawah naungan Asian Cycling Confederation (ACC), dengan mengandalkan Sirkuit BMX Internasional Muncar yang dinilai sebagai salah satu lintasan terbaik di Asia.
Usulan tersebut, disampaikan Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat ICF, Jadi Rajagukguk, usai menghadiri ajang Banyuwangi BMX Supercross 2026 di Sirkuit BMX Internasional Muncar, Sabtu (27/6/2026).
Jadi menilai, peluang Banyuwangi menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat Asia sangat besar karena didukung fasilitas bertaraf dunia.
Sirkuit BMX Internasional Muncar bahkan disebut memiliki standar Olimpiade dengan karakter lintasan yang menantang sehingga layak menjadi lokasi penyelenggaraan event internasional.
“Kami mengajukan kejuaraan tersebut digelar di Sirkuit BMX International Banyuwangi,” kata Jadi.
Jadi menjelaskan, lintasan sepanjang 465 meter itu dilengkapi berbagai fasilitas berstandar internasional, mulai dari empat obstacel high jump, dua start gate dengan ketinggian lima dan delapan meter, hingga tujuh line yang memiliki karakter berbeda sehingga dapat digunakan untuk berbagai kategori perlombaan.
Tak hanya dari sisi fasilitas, kualitas sirkuit Banyuwangi juga mendapat pengakuan dari para atlet mancanegara. Menurut Jadi, sejumlah pembalap Asia menilai lintasan di Banyuwangi sebagai salah satu yang terbaik yang pernah mereka gunakan.
“Sirkuit ini yang terbaik yang saya lihat saat ini di Asia. Beberapa atlet Asia juga mengatakan hal yang sama. Ditunjang lagi Banyuwangi konsisten menggelar kejuaraan skala nasional dan internasional,” ujar Jadi.
Pengakuan tersebut menjadi modal penting bagi ICF untuk terus mempromosikan Banyuwangi dalam berbagai forum internasional.
Setiap menghadiri kongres ACC maupun Union Cycliste Internationale (UCI), ICF selalu memperkenalkan Sirkuit BMX International Muncar sebagai salah satu venue terbaik yang dimiliki Indonesia.
Selama ini, Sirkuit BMX International Muncar memang telah beberapa kali dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan kejuaraan nasional maupun internasional.
Keberadaannya dinilai sejalan dengan program ICF yang mendorong semakin banyak kompetisi berkelas internasional, khususnya kategori Class 1 (C1).
Menurut Jadi, kompetisi kategori C1 memiliki nilai poin yang tinggi bagi para pembalap dalam peringkat internasional. Karena itu, kejuaraan semacam ini selalu menarik minat atlet dari berbagai negara untuk ambil bagian.
“Kompetisi internasional kategori C1 ini memiliki poin cukup tinggi bagi pembalap. Itu sebabnya banyak peserta dari luar negeri juga turut serta dalam kompetisi ini,” jelasnya.
ICF pun berkomitmen terus mendukung penyelenggaraan berbagai event balap sepeda di Banyuwangi. Dukungan tidak hanya diberikan dalam bentuk pembinaan, tetapi juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak agar semakin banyak kejuaraan internasional yang bisa digelar di daerah tersebut.
“Kami akan membantu semaksimal mungkin, termasuk mencari partner-partner lain sehingga kegiatan bisa terselenggara lebih banyak lagi pesertanya,” tutup Jadi Rajagukguk. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


