Drama Adu Penalti! Maroko Hentikan Langkah Belanda di Babak 32 Besar
Maroko memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai menyingkirkan Belanda lewat adu penalti 3-2 setelah bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu.
JAKARTA – Maroko memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Belanda melalui adu penalti dengan skor 3-2, menyusul hasil imbang 1-1 yang bertahan hingga akhir perpanjangan waktu pada laga babak 32 besar, Selasa (29/6/2026) pagi WIB.
Pertandingan Belanda vs Maroko yang berlangsung di Stadion BBVA itu sejak awal diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik di babak 32 besar. Prediksi tersebut terbukti benar. Kedua tim saling melancarkan serangan sepanjang 120 menit, namun pemenang baru ditentukan melalui drama adu penalti.
Timnas Maroko tampil lebih dominan dalam menciptakan peluang dan beberapa kali merepotkan pertahanan Belanda. Ketangguhan lini belakang kedua tim membuat skor tetap imbang hingga memasuki babak kedua.
Timnas Belanda akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-72 melalui Cody Gakpo. Penyerang berusia 27 tahun itu memanfaatkan umpan Crysencio Summerville untuk membawa De Oranje unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi momen yang sangat emosional bagi Gakpo. Seusai mencetak gol, ia menangis saat dipeluk rekan-rekan setim dan staf pelatih. Beberapa waktu sebelumnya, Gakpo bersama pasangannya, Noa van der Bij, mengumumkan kabar duka setelah kehilangan calon buah hati mereka.
Ketika kemenangan Belanda sudah di depan mata, Maroko menunjukkan semangat pantang menyerah. Pada menit pertama masa injury time, Issa Diop berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sundulan keras setelah menyambut umpan silang panjang Chemsdine Talbi.
Gol tersebut menghidupkan kembali harapan Atlas Lions sekaligus memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Selama tambahan 30 menit, kedua tim bermain lebih berhati-hati. Meski beberapa kali membangun serangan, tidak ada peluang benar-benar berbahaya yang mampu dikonversi menjadi gol.
Laga pun berlanjut ke adu penalti. Para algojo Maroko tampil lebih tenang dibandingkan para penendang Belanda. Maroko akhirnya menang 3-2 dalam babak tos-tosan setelah Abdelhamid Sabiri menjadi penendang penentu yang sukses menjalankan tugasnya. Gelandang tersebut langsung melepas kausnya dan merayakan kemenangan bersama rekan-rekan setim serta ribuan pendukung Maroko yang memadati stadion.
Hasil ini memastikan Maroko melaju ke babak 16 besar sekaligus mengakhiri perjalanan Belanda di Piala Dunia 2026. Sebelum pertandingan dimulai, duel ini memang menjadi laga dengan kombinasi peringkat FIFA tertinggi di babak 32 besar, dengan Maroko berada di peringkat keenam dunia dan Belanda menempati posisi ketujuh.
Maroko juga menjadi tim kedua yang memenangkan adu penalti pada hari itu, setelah Paraguay lebih dulu menyingkirkan Jerman melalui drama serupa. Kemenangan atas Belanda semakin menegaskan status Maroko sebagai salah satu kandidat kuat yang patut diperhitungkan dalam perebutan gelar Piala Dunia 2026. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


