Advertisement
Olahraga

Jadwal Piala Dunia 2026: Inggris vs Kongo, Belgia Hadapi Senegal, AS Tantang Bosnia

Inggris akan mengawali perjuangannya di babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Kongo. Sementara Belgia akan menghadapi Senegal dan tuan rumah Amerika Serikat ditantang Bosnia-Herzegovina

TIMES Indonesia,
Jadwal Piala Dunia 2026: Inggris vs Kongo, Belgia Hadapi Senegal, AS Tantang Bosnia
Harry Kane akan memimpin Timnas Inggris menghadapi Kongo di Atlanta, Rabu malam pukul 23.00 WIB. (foto: FIFA)
A-AA+

JAKARTA Tiga pertandingan lanjutan babak 32 besar Piala Dunia 2026 akan digelar Rabu (2/7/2026) malam WIB dan Kamis pagi dengan laga Inggris kontra Kongo menjadi perhatian utama. The Three Lions mengincar tiket ke babak 16 besar meski harus menghadapi masalah cedera pemain, sementara Belgia akan melawan Senegal dan tuan rumah Amerika Serikat menghadapi Bosnia-Herzegovina.

Inggris Dihantam Krisis Cedera

Timnas Inggris akan menghadapi Kongo di Atlanta, Rabu malam pukul 23.00 WIB. Pelatih Thomas Tuchel harus memutar otak setelah kehilangan dua bek kanan akibat cedera.

Advertisement

Reece James masih dibekap cedera hamstring, sementara Jarrell Quansah mengalami cedera pergelangan kaki saat Inggris mengalahkan Panama 2-0 pada laga terakhir fase grup. Kondisi tersebut membuka peluang bagi Djed Spence untuk bergeser mengisi posisi bek kanan.

Meski demikian, Tuchel optimistis kedua pemainnya bisa kembali jika Inggris berhasil melaju ke babak berikutnya.

"Mereka semakin dekat untuk pulih. Sekarang fokus utama kami adalah memastikan masih memiliki pertandingan berikutnya," kata Tuchel.

Di sisi lain, Kongo datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat sejarah lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya. Pada fase grup, mereka mampu menahan imbang Portugal 1-1 dan mengalahkan Uzbekistan untuk memastikan tiket ke babak 32 besar.

Pelatih Kongo, Sébastien Desabre, menegaskan timnya tidak gentar menghadapi Inggris.

Advertisement

"Kami tahu ini pertandingan sulit, tetapi bukan sesuatu yang mustahil. Kami sudah membuktikan mampu bersaing melawan tim-tim yang diunggulkan," ujarnya.

Belgia Siap Bangkit

Sementara itu, Belgia akan menghadapi Senegal di Seattle pada Kamis pukul 03.00 WB. Setelah gagal lolos dari fase grup pada Piala Dunia 2022, Belgia kini berhasil bangkit dengan menjadi juara Grup G.

Pelatih Rudi Garcia mengaku puas dengan pencapaian tersebut, tetapi menegaskan target timnya adalah melangkah lebih jauh.

"Kami ingin finis sebagai juara grup dan berhasil melakukannya. Sekarang kami memasuki fase gugur. Senegal adalah lawan yang tangguh, tetapi jika ingin melangkah jauh di Piala Dunia, kami harus mengalahkan mereka," kata Garcia.

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 akan berlanjut hingga Jumat dengan sejumlah pertandingan menarik, di antaranya Spanyol melawan Austria, Portugal menghadapi Kroasia, Swiss kontra Aljazair, Australia menghadapi Mesir, Cape Verde melawan Argentina, serta Kolombia menghadapi Ghana. Adapun babak 16 besar dijadwalkan dimulai pada Sabtu mendatang. (*)

AS Bidik Kemenangan Perdana di Fase Gugur Piala Dunia dalam 24 Tahun

Timnas Amerika Serikat bertekad mengakhiri penantian panjang di fase gugur Piala Dunia saat menghadapi Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Santa Clara, California, Kamis (2/7/2026)  pukul 07.00 WIB.

Laga tersebut menjadi kesempatan bagi skuad asuhan Mauricio Pochettino untuk meraih kemenangan pertama di pertandingan sistem gugur Piala Dunia sejak edisi 2002. Saat itu, Amerika Serikat menyingkirkan Meksiko dengan skor 2-0 pada babak 16 besar di Korea Selatan.

Sejak kemenangan bersejarah tersebut, perjalanan AS di fase gugur selalu berakhir dengan kegagalan. Mereka tercatat menelan tiga kekalahan beruntun pada babak 16 besar dalam edisi-edisi berikutnya. Kini, bermain di hadapan publik sendiri, peluang untuk mengubah sejarah kembali terbuka.

Kabar baik bagi Amerika Serikat datang dari kondisi Christian Pulisic. Kapten tim itu dipastikan telah pulih setelah sebelumnya mengalami cedera betis yang membuatnya absen pada laga kedua fase grup dan hanya tampil selama 33 menit sebagai pemain pengganti saat menghadapi Turki.

"Saya merasa baik dan siap untuk pertandingan besok," kata Pulisic.

Pemain berusia 27 tahun itu menegaskan seluruh skuad memahami pentingnya pertandingan tersebut. Menurutnya, atmosfer di ruang ganti tetap positif meski semua pemain menyadari bahwa laga fase gugur tidak memberi kesempatan kedua.

"Kami memahami artinya pertandingan ini, menang atau pulang. Fokus kami sangat tinggi, tetapi suasana tim tetap santai. Begitu peluit dibunyikan, kami siap bertarung," ujarnya.

Pertandingan di Santa Clara juga membangkitkan kenangan Piala Dunia 1994 ketika Amerika Serikat lolos dari fase grup sebelum disingkirkan Brasil 0-1 di Stadion Stanford, yang lokasinya hanya sekitar 24 kilometer dari stadion tempat mereka akan menghadapi Bosnia-Herzegovina kali ini.

Meski memiliki rekor kurang meyakinkan menghadapi tim-tim Eropa, Amerika Serikat tetap difavoritkan sejumlah rumah taruhan untuk lolos ke babak 16 besar. Sejak kembali tampil di Piala Dunia pada 1990, AS hanya meraih satu kemenangan dari 21 pertandingan melawan wakil Eropa, dengan catatan tujuh hasil imbang dan 13 kekalahan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Wahyu Nurdiyanto
PenulisWahyu NurdiyantoWartawan Sertifikasi Madya, lulusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 sebagai editor.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia