Advertisement
Olahraga

AVC Girls U18 Volleyball Championship 2026, Timnas Voli Putri Tumbang di Tangan Jepang

Meski kalah tiga set langsung, penampilan Khanza Putri dan kolega patut diacungi jempol. Skuad asuhan tim pelatih Indonesia ini mampu memberikan perlawanan sengit.

TIMES Indonesia,
AVC Girls U18 Volleyball Championship 2026, Timnas Voli Putri Tumbang di Tangan Jepang
Timnas voli putri U18 Indonesia (hitam) harus mengakui keunggulan Jepang di AVC Girls U18 Volleyball Championship 2026. (Foto: AVC)
A-AA+

PONOROGO Timnas Voli Putri U18 Indonesia harus menelan pil pahit pada laga pertamanya di Kejuaraan AVC Girls U18 Volleyball Championship 2026.

Berlaga di Terminal 21 Korat Hall, Nakhon Ratchasima, Thailand,  Rabu (1/7/2026), skuad Garuda Pertiwi Muda dipaksa menyerah dari Jepang dengan skor telak 0-3 (21-25, 24-26, 20-25).

Advertisement

​Meski kalah tiga set langsung, penampilan Khanza Putri dan kolega patut diacungi jempol.

Skuad asuhan tim pelatih Indonesia ini mampu memberikan perlawanan sengit dan merepotkan barisan pertahanan Negeri Sakura sepanjang laga.

Turun dengan komposisi pilar utama seperti Khanza Putri, Shakira, Tina Syifa, Arimbi Syifana, dan Venisa, Indonesia langsung memperagakan permainan terbuka sejak awal laga.

Jepang selaku finalis kejuaraan yang sama sebelumnya, mendominasi perolehan angka.

Meski begitu, kejar-mengejar angka sempat terjadi di awal set. Indonesia mampu mengimbangi skema ofensif cepat yang menjadi ciri khas voli Jepang. 

Advertisement

Duel ketat ini terus bertahan hingga memasuki pertengahan set. Namun, memasuki poin-poin kritis, faktor kematangan dan pengalaman internasional berbicara.

Skuad Merah Putih kerap melakukan kesalahan sendiri, membuat Jepang menutup set pertama dengan keunggulan 25-21.

​Memasuki gim kedua, Indonesia tidak mengendurkan tekanan. Mengandalkan variasi serangan dari lini serang, Khanza Putri dkk terus menempel ketat perolehan angka Jepang.

Ketegangan memuncak di akhir set saat Indonesia berhasil memaksakan kedudukan imbang hingga terjadi deuce.

Sayangnya, dewi fortuna belum berpihak. Jepang yang tampil lebih tenang di masa kritis berhasil mengamankan dua poin beruntun untuk menang tipis 26-24.

​Tertinggal dua gim tidak membuat mental srikandi muda Indonesia runtuh. Pada set ketiga, intensitas pertandingan justru semakin meninggi.

Indonesia terus berusaha membongkar pertahanan rapat Jepang. Kejar-mengejar angka kembali terjadi hingga paruh set.

Namun, mendekati akhir laga, Jepang kembali menunjukkan dominasinya melalui servis dan blok yang solid. Indonesia akhirnya harus merelakan set ketiga ini dengan kekalahan 25-20.

​Asisten pelatih Timnas Voli Putri U18 Indonesia, Boby Ade Setiawan, memberikan apresiasi atas kerja keras anak asuhnya.

Kendati demikian, ia menyoroti masalah jam terbang yang menjadi pembeda utama dalam laga ini.

​"Secara permainan, anak-anak sebenarnya mampu mengimbangi ketangguhan Jepang. Kita bisa lihat dari skor yang sangat ketat di setiap set, bahkan sampai ada deuce di set kedua," ujar Boby Ade Setiawan.

​Boby menambahkan bahwa evaluasi utama dari laga ini adalah bagaimana tim bisa tetap fokus dan tenang saat memasuki poin-poin krusial.

​"Masalah utama kita memang ada pada pengalaman internasional. Di saat poin kritis, Jepang tampil lebih matang dan minim kesalahan. Ini pelajaran berharga bagi proses perkembangan para pemain muda kita untuk laga-laga berikutnya," katanya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M. Marhaban
PenulisM. MarhabanSekolah Tinggi Publisistik (STP) Jakarta, KLW PWI Jawa Timur 1999. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019, meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Olahraga, Budaya, dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia