Advertisement
Olahraga

Pantai Gading Gugur, Amad Diallo: Kami Tim Termuda dan Layak Bangga

Amad Diallo tetap bangga meski Pantai Gading tersingkir dari Piala Dunia 2026. Ia menilai Les Elephants menunjukkan perkembangan dengan lolos dari fase grup untuk pertama kalinya.

TIMES Indonesia,
Pantai Gading Gugur, Amad Diallo: Kami Tim Termuda dan Layak Bangga
Pemain timnas Pantai Gading Ahmad Diallo bereaksi saat laga babak 32 besar Piala Dunia kontra Norewgia di Stadion AT&T, Arlington, Selasa waktu setempat. Norwegia menang dengan skor 2-1. X/FabrizioRomano
A-AA+

JAKARTA Langkah Timnas Pantai Gading di Piala Dunia 2026 memang terhenti pada babak 32 besar. Namun, bagi Amad Diallo, kegagalan itu tidak menghapus pencapaian bersejarah yang diraih Les Elephants di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.

Pantai Gading harus mengakhiri perjalanan setelah kalah 1-2 dari Norwegia di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Rabu (1/7/2026). Dalam pertandingan itu, Diallo mencetak satu-satunya gol bagi timnya sekaligus menjaga asa sebelum akhirnya Norwegia memastikan kemenangan.

Advertisement

Pemain Manchester United itu menilai timnya layak berbangga karena berhasil mencatat kemajuan dibandingkan penampilan pada edisi-edisi sebelumnya.

"Kami adalah tim termuda di turnamen ini, jadi kami punya alasan untuk bangga. Sebelumnya kami sudah tampil di tiga turnamen, tetapi tidak pernah berhasil melewati fase grup. Kali ini kami berhasil melakukannya," ujar Diallo, dikutip dari laman resmi FIFA.

Gol Kedua Diallo di Piala Dunia 2026

Diallo masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua dan langsung memberikan pengaruh bagi permainan Pantai Gading.

Pada menit ke-74, ia mencetak gol penyama kedudukan melalui penyelesaian akhir yang tenang setelah menerima umpan hasil kombinasi satu-dua dengan Nicolas Pepe.

Gol tersebut menjadi gol kedua Diallo di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, ia juga menjadi penentu kemenangan Pantai Gading saat mengalahkan Ekuador 1-0 pada pertandingan pembuka fase grup.

Advertisement

Secara keseluruhan, pemain berusia 24 tahun itu kini telah mengoleksi delapan gol dari 23 penampilan bersama Timnas Pantai Gading sejak menjalani debut internasional pada Maret 2021 dalam laga kualifikasi Piala Afrika.

Mimpi yang Menjadi Kenyataan

Meski gagal membawa Pantai Gading melangkah lebih jauh, Diallo mengaku tetap bersyukur bisa mencetak gol di ajang Piala Dunia yang selama ini menjadi impiannya.

"Mencetak gol itu adalah hal yang sangat besar karena mimpi saya menjadi kenyataan."

Ia menambahkan bahwa tampil dan mencetak gol di panggung sepak bola terbesar dunia merupakan pengalaman yang tidak akan dilupakannya.

"Saya selalu bermimpi bermain di panggung terbesar. Jadi bisa mencetak gol di sini benar-benar luar biasa. Pada akhirnya, meskipun kami kalah, bagi saya ini juga tetap sebuah kemenangan," kata Diallo.

Meski tersingkir, penampilan Pantai Gading di Piala Dunia 2026 dinilai menjadi sinyal positif bagi masa depan tim. Dengan skuad yang didominasi pemain muda, Les Elephants menunjukkan perkembangan signifikan setelah untuk pertama kalinya mampu menembus fase gugur Piala Dunia.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Imadudin Muhammad
PenulisImadudin MuhammadBergabung di TIMES Indonesia sejak 2015, menulis soal Olahraga, Pariwisata, Tekno, hingga Event Internasional. Bagian tim Pemeriksa Fakta, memastikan berita tetap berita akurat, relevan, dan terpercaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia