Advertisement
Olahraga

Takluk dari Thailand, Langkah Timnas Voli Putri U18 Indonesia Terhenti di Perempat Final

Bersua sang tuan rumah, Thailand, di babak perempat final, skuad Garuda Muda takluk dengan skor telak 0-3 (18-25, 12-25, 19-25).

TIMES Indonesia,
Takluk dari Thailand, Langkah Timnas Voli Putri U18 Indonesia Terhenti di Perempat Final
Timnas voli putri U18 kalah 0-3 dari Thailand di AVC Women's U18 Volleyball Championship 2026. (Foto: AVC)
A-AA+

JAKARTA Timnas Voli Putri U18 Indonesia harus mengubur impian melaju lebih jauh dalam ajang AVC Women's U18 Volleyball Championship 2026.

Bersua sang tuan rumah, Thailand, di babak perempat final, skuad Garuda Muda takluk dengan skor telak 0-3 (18-25, 12-25, 19-25).

Advertisement

​Pertandingan  tersebut berlangsung di Terminal 21 Korat Hall, Nakhon Ratchasima, Thailand, Minggu (5/7/2026) malam WIB.

​Sejak peluit pertama dibunyikan, Indonesia yang menurunkan susunan pemain utama -Khanza Putri, Shakira, Tina Syifa, Venisa, Arimbi Syifana, Nathania, dan Yzuri Aida - langsung mencoba mengambil inisiatif serangan. 

Skuad asuhan Boby Ade Setiawan ini berusaha memberikan tekanan guna meredam atmosfer tuan rumah.

​Namun, Thailand yang dimotori oleh pemain andalan mereka, Emmanuel Ojeaga, tampil lebih lugas dan taktis.

Kombinasi serangan balik yang cepat membuat Indonesia selalu tertinggal dalam perolehan angka hingga pertengahan set pertama.

Advertisement

Memasuki poin-poin kritis, dominasi Thailand semakin tidak terbendung. Skuad Negeri Gajah Putih tersebut akhirnya sukses mengamankan set pertama dengan keunggulan 25-18.

​Memasuki gim kedua, performa Khanza Putri dan kolega justru mengalami penurunan. Skuad Merah Putih kerap melakukan kesalahan sendiri, baik dari segi penerimaan bola maupun komunikasi di lapangan.

Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Emmanuel Ojeaga dkk untuk unggul cepat dengan skor mencolok 7-1.

​Indonesia berupaya keras memangkas jarak skor, Thailand yang sedang dalam kondisi on-fire terus mendikte jalannya pertandingan.

Tanpa kesulitan berarti di akhir set, Thailand menyudahi perlawanan Indonesia pada set kedua dengan kemenangan meyakinkan 25-12.

​Mencoba keluar dari tekanan, tim pelatih Indonesia melakukan perubahan strategi di awal set ketiga dengan memasukkan Clarissa Thomas.

Strategi rotasi ini sempat membuahkan hasil positif. Indonesia mampu memberikan perlawanan sengit, terbukti dengan adanya aksi saling kejar angka yang ketat mulai dari kedudukan 1-1 hingga bertahan sampai 6-6.

​Kendati demikian, Thailand kembali menemukan ritme permainan mereka.

Melalui skema serangan tajam Emmanuel Ojeaga dan Nachakorn Sawangwong, tuan rumah terus menekan hingga memimpin 15-12 di pertengahan set.

​Indonesia terus mencoba mengejar, namun kendala klasik berupa banyaknya kesalahan sendiri membuat Garuda Muda tertinggal 14-18.

Melihat situasi ini, pelatih Indonesia mengambil jatah time out. Instruksi tersebut sempat berjalan efektif setelah Khanza Putri dkk berhasil mendulang dua angka beruntun untuk menipiskan jarak menjadi 16-18.

​Sayangnya, momentum kebangkitan Indonesia kembali dipatahkan. 

Thailand mengacaukan lini pertahanan Indonesia melalui smas-smas keras yang dilancarkan Emmanuel Ojeaga dkk, membuat skor melebar menjadi 17-21.

Indonesia terus memberikan sisa perlawanan, tetapi servis error dari Venisa justru memberikan keuntungan bagi Thailand untuk melaju 23-19. 

Di poin kritis, Thailand tidak memberikan ruang bagi Indonesia dan menutup set ketiga dengan skor 25-19.

Seusai laga, asisten pelatih Timnas Voli Putri U18 Indonesia, Boby Ade Setiawan, memberikan apresiasi atas perjuangan anak asuhnya, sekaligus membeberkan catatan evaluasi tim.

​"Anak-anak sudah berjuang maksimal di lapangan, terutama di set ketiga di mana kita sempat memberikan perlawanan ketat dan menempel ketat perolehan poin merekam" ujar Boby Ade Setiawan. 

"Namun, harus diakui tingkat konsistensi dan kematangan bermain Thailand masih di atas kita," imbuhnya.

​Boby juga menggarisbawahi banyaknya kesalahan mendasar yang dilakukan para pemain, terutama pada set kedua yang membuat lawan bisa unggul jauh dalam waktu singkat. 

"Banyaknya kesalahan terutama di set kedua, dan momen-momen krusial set ketiga seperti servis error, sangat merugikan tim," katanya. 

"Ini akan menjadi bahan evaluasi total agar mental dan ketenangan bertanding para pemain muda kita lebih matang ke depannya," sambung Boby Ade Setiawan.

Dengan hasil ini, Thailand berhak melaju ke semifinal AVC Women's U18 Volleyball Championship 2026, sementara Indonesia harus terhenti di babak perempat final dan akan melakoni laga perebutan peringkat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M. Marhaban
PenulisM. MarhabanSekolah Tinggi Publisistik (STP) Jakarta, KLW PWI Jawa Timur 1999. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019, meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Olahraga, Budaya, dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia