Javier Aguirre: Meksiko Sudah Berjuang Maksimal, Inggris Terlalu Berkualitas
Pelatih Meksiko Javier Aguirre mengaku timnya sudah berjuang maksimal meski kalah 2-3 dari Inggris di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
JAKARTA – Langkah Meksiko di Piala Dunia 2026 harus terhenti di hadapan pendukung sendiri setelah kalah dramatis 2-3 dari Inggris pada babak 16 besar, Senin (6/7/2026). Meski tersingkir, pelatih Javier Aguirre menilai anak asuhnya telah memberikan segalanya saat menghadapi salah satu tim terbaik di dunia.
Bermain di hadapan puluhan ribu suporter di Azteca Stadium, El Tri sempat bangkit setelah tertinggal dua gol dan terus menekan Inggris, terutama ketika lawan harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-54. Namun, peluang itu gagal dimanfaatkan untuk memaksakan pertandingan ke babak tambahan.
"Saya tidak bisa menyalahkan tim saya sedikit pun. Kami sudah melakukan segala yang kami bisa dan mereka memang tim yang hebat. Di level seperti ini, Anda tidak boleh melakukan kesalahan karena harganya sangat mahal," ujar Aguirre.
Pelatih berpengalaman itu mengungkapkan dirinya sempat mengambil risiko dengan melakukan sejumlah pergantian pemain demi memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah Jarell Quansah mendapat kartu merah.
"Kami mengambil risiko melalui pergantian pemain agar bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, tetapi kami tidak berhasil melakukannya. Saya hanya ingin menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan luar biasa dari semua orang," katanya.
Kekalahan tersebut membuat Meksiko kembali gagal mewujudkan ambisi besar mencapai perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 40 tahun. Impian itu pupus di hadapan publik sendiri setelah perjuangan sengit sepanjang 90 menit.
Di kubu Inggris, pelatih Thomas Tuchel memberikan apresiasi tinggi terhadap mental para pemainnya. Menurutnya, kemenangan itu diraih bukan hanya karena kualitas permainan, tetapi juga berkat karakter tim yang tetap mampu bertahan ketika berada di bawah tekanan.
"Saya sangat bangga. Kami membutuhkan segalanya untuk memenangkan pertandingan ini. Laga berjalan sangat sulit. Setiap kali kami merasa mulai menguasai permainan, selalu ada situasi yang menyulitkan kami," kata Tuchel.
Menurut mantan pelatih Chelsea dan Bayern Muenchen tersebut, kemampuan para pemainnya untuk tetap percaya diri dalam situasi sulit menjadi pembeda pada laga tersebut.
"Itulah mentalitas yang sesungguhnya. Ketika situasi menjadi sulit, mereka tidak pernah menyerah dan tidak pernah kehilangan keyakinan. Ini adalah satu langkah lagi menuju tujuan kami," ujarnya.
Kemenangan 3-2 atas Meksiko memastikan Inggris melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Selanjutnya, The Three Lions akan menghadapi Norwegia yang secara mengejutkan menyingkirkan Brasil dengan skor 2-1. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


