Advertisement
Olahraga

Gianni Infantino Tegaskan Tak Ada Intervensi Trump dalam Kasus Folarin Balogun

Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan keputusan penangguhan hukuman Folarin Balogun sepenuhnya diambil badan yudisial FIFA yang independen meski dirinya menerima telepon dari Donald Trump.

TIMES Indonesia,
Gianni Infantino Tegaskan Tak Ada Intervensi Trump dalam Kasus Folarin Balogun
Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan keterangan kepada wartawan pada sehari menjelang pembukaan Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Rabu (10/6/2026). (ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)
A-AA+

JAKARTA Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan bahwa keputusan terkait penangguhan hukuman penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, sepenuhnya merupakan kewenangan badan yudisial FIFA yang bekerja secara independen. Pernyataan ini disampaikan untuk merespons polemik yang berkembang setelah Balogun tetap diizinkan tampil pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Infantino menekankan bahwa seluruh proses disiplin di FIFA dilakukan tanpa campur tangan dari pihak mana pun, termasuk pejabat negara.

Advertisement

"Badan yudisial FIFA bekerja secara independen tanpa campur tangan pihak mana pun. Independensi mereka sangat penting bagi kredibilitas dan integritas sepak bola, dan hal itu harus selalu dihormati," ujar Infantino dalam keterangan resmi FIFA, Selasa (7/7/2026).

Akui Terima Telepon Donald Trump

Infantino mengonfirmasi bahwa dirinya memang menerima panggilan telepon dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menanyakan perkembangan kasus Balogun.

Namun, ia menegaskan komunikasi tersebut tidak memengaruhi proses maupun hasil keputusan yang diambil Komite Disiplin FIFA.

Menurut Infantino, menerima komunikasi dari kepala negara merupakan hal yang lumrah dalam kapasitasnya sebagai Presiden FIFA.

"Saya memang menerima telepon dari Presiden Donald Trump, sebagaimana saya juga menerima telepon dari kepala negara, pejabat pemerintah, dan para pemangku kepentingan sepak bola dari berbagai belahan dunia," katanya.

Advertisement

Ia menjelaskan kepada Trump bahwa perkara Balogun sedang ditangani oleh badan yudisial FIFA yang independen dan keputusan akan diambil berdasarkan prosedur yang berlaku.

"Begitulah sistem FIFA bekerja, dan prinsip itu akan selalu saya junjung tinggi," tegasnya.

Keputusan Berdasarkan Regulasi FIFA

Infantino menjelaskan setiap perkara disiplin diputus berdasarkan Kode Disiplin FIFA, regulasi yang berlaku, serta fakta-fakta yang diperoleh dalam proses pemeriksaan.

Ia juga mengakui bahwa sebagai Presiden FIFA dirinya tidak selalu sependapat dengan setiap keputusan Komite Disiplin. Meski demikian, ia menegaskan tetap menghormati independensi lembaga tersebut.

"Terkadang saya setuju, terkadang saya tidak setuju. Namun, saya selalu menghormati keputusan tersebut dan otonomi badan yang membuatnya," ujarnya.

Gugatan Belgia Ditolak

Polemik mengenai Balogun mencuat setelah Komite Disiplin FIFA memutuskan menangguhkan hukuman larangan bermain satu pertandingan yang sebelumnya dijatuhkan kepada penyerang Amerika Serikat tersebut.

Keputusan itu memicu keberatan dari Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) yang mengajukan gugatan kepada FIFA.

Namun, FIFA menolak permohonan tersebut dengan alasan RBFA tidak memiliki legal standing atau kedudukan hukum untuk mengajukan banding atas perkara disiplin yang melibatkan pemain tim nasional lain.

Independensi Jadi Kunci Integritas Kompetisi

Infantino menegaskan bahwa penghormatan terhadap independensi badan yudisial merupakan prinsip mendasar dalam tata kelola FIFA.

Menurutnya, kredibilitas kompetisi internasional hanya dapat terjaga apabila seluruh keputusan disiplin dibuat berdasarkan aturan dan mekanisme yang berlaku, bukan karena tekanan dari pihak luar.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi respons FIFA terhadap berbagai spekulasi yang muncul setelah komunikasi antara Donald Trump dan Gianni Infantino menjadi perhatian publik selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Imadudin Muhammad
PenulisImadudin MuhammadBergabung di TIMES Indonesia sejak 2015, menulis soal Olahraga, Pariwisata, Tekno, hingga Event Internasional. Bagian tim Pemeriksa Fakta, memastikan berita tetap berita akurat, relevan, dan terpercaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia