Advertisement
Olahraga

Diogo Costa Sebut Portugal Kurang Beruntung, Martinez Pilih Mundur

Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Spanyol. Roberto Martinez mengundurkan diri, sementara Diogo Costa menilai timnya kurang beruntung.

TIMES Indonesia,
Diogo Costa Sebut Portugal Kurang Beruntung, Martinez Pilih Mundur
Penjaga gawang Portugal Diogo Costa menepis bola dalam pertandingan 16 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Spanyol di Dallas Stadium, Arlington, Texas, Amerika Serikat. pada 6 Juli 2026. (AFP/ARIC BECKER)
A-AA+

JAKARTA Perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari harapan. Kekalahan tipis 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar tidak hanya mengakhiri langkah Selecao das Quinas di turnamen, tetapi juga menandai berakhirnya masa kepemimpinan pelatih Roberto Martinez.

Gol tunggal Mikel Merino pada masa injury time babak kedua di Stadion Dallas, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB, memastikan Spanyol melaju ke perempat final sekaligus mengubur ambisi Portugal meraih gelar juara dunia.

Advertisement

Diogo Costa: Portugal Kurang Beruntung

Penjaga gawang Portugal, Diogo Costa, menilai timnya telah menunjukkan permainan yang kompetitif, tetapi gagal memanfaatkan peluang yang dimiliki.

"Kami punya banyak harapan, tetapi itu tidak cukup. Kami memiliki generasi pemenang dan semua yang dibutuhkan untuk tampil lebih baik. Kami sudah memberikan yang terbaik, tetapi kami kurang beruntung," ujar Costa, dikutip dari Federacao Portugal de Futebol.

Menurut kiper FC Porto tersebut, Portugal sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang ketika menemukan celah di pertahanan Spanyol. Namun, penyelesaian akhir menjadi faktor yang membedakan hasil pertandingan.

Sepanjang laga, Portugal melepaskan 10 tembakan dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Spanyol tampil lebih efektif melalui 15 percobaan, enam di antaranya tepat sasaran, sebelum akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Merino pada menit ke-90+1.

Kekalahan tersebut juga memperpanjang catatan kurang baik Portugal saat menghadapi Spanyol di Piala Dunia. Dalam tiga pertemuan terakhir, Portugal belum pernah menang dengan catatan dua kekalahan dan satu hasil imbang.

Advertisement

Roberto Martinez Akhiri Masa Jabatan

Tak lama setelah pertandingan berakhir, Roberto Martinez mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pelatih Portugal.

Pelatih asal Spanyol itu mengatakan kegagalan memenuhi target menjadi alasan utama dirinya memilih mengakhiri masa tugas bersama Selecao das Quinas.

"Ini adalah akhir dari sebuah siklus. Tim membutuhkan suara baru dan pemimpin baru," kata Martinez.

Ia menegaskan keputusan tersebut bukanlah sesuatu yang telah direncanakan sebelum turnamen berlangsung.

"Saya datang dengan tujuan memenangkan Piala Dunia. Karena saya tidak berhasil mencapainya, saya merasa tidak tepat untuk melanjutkan pekerjaan ini," ujarnya.

Martinez juga mengaku akan selalu mengenang pengalaman melatih Portugal sebagai salah satu momen terbaik dalam kariernya.

Warisan Tiga Setengah Tahun

Roberto Martinez mulai menangani Portugal pada Januari 2023 setelah mengakhiri kiprahnya bersama Belgia.

Selama sekitar tiga setengah tahun memimpin, ia membawa Portugal mencapai perempat final Piala Eropa 2024 serta meraih gelar UEFA Nations League 2025 setelah mengalahkan Spanyol melalui adu penalti.

Di Piala Dunia 2026, Portugal lolos ke babak gugur sebagai runner-up Grup G sebelum menyingkirkan Kroasia di babak 32 besar. Namun, langkah mereka harus terhenti setelah dikalahkan Spanyol pada babak 16 besar.

Penutup Era Cristiano Ronaldo

Kekalahan dari Spanyol juga menjadi akhir perjalanan Cristiano Ronaldo di panggung Piala Dunia.

Sebelumnya, penyerang berusia 41 tahun tersebut telah memastikan bahwa edisi 2026 menjadi turnamen Piala Dunia terakhir dalam karier internasionalnya.

Meski gagal mengakhiri kiprahnya dengan trofi juara dunia, Ronaldo tetap meninggalkan warisan sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Portugal.

Setelah tersingkir dari Piala Dunia 2026, Portugal kini akan mempersiapkan regenerasi skuad sekaligus menyongsong peran sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2030 bersama Spanyol dan Maroko.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Imadudin Muhammad
PenulisImadudin MuhammadBergabung di TIMES Indonesia sejak 2015, menulis soal Olahraga, Pariwisata, Tekno, hingga Event Internasional. Bagian tim Pemeriksa Fakta, memastikan berita tetap berita akurat, relevan, dan terpercaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia