Advertisement
Olahraga

Messi Cetak Gol Kedelapan, Air Mata Haru Iringi Lolosnya Argentina

Lionel Lionel Messi mencetak gol kedelapan di Piala Dunia 2026, memimpin perburuan Sepatu Emas sekaligus memperpanjang rekor gol dalam sembilan laga Piala Dunia beruntun saat Argentina menyingkirkan Mesir 3-2.

TIMES Indonesia,
Messi Cetak Gol Kedelapan, Air Mata Haru Iringi Lolosnya Argentina
Lionel Messi menangis usai membantu Argentina menang susah payah atas Mesir dengan skor 3-2. (foto: FIFA)
A-AA+

JAKARTA Tangis Lionel Messi pecah sesaat setelah peluit panjang berbunyi. Sang kapten tak mampu menyembunyikan emosinya usai mengantar Argentina membalikkan keadaan dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 dan melaju ke perempat final Piala Dunia 2026.

Kemenangan Argentina memang dramatis dan menguras emosi pemainnya.  Comeback tercipta lewat tiga gol dalam 11 menit terakhir pertandingan, termasuk masa injury time. Messi menjadi aktor utama kebangkitan tersebut dengan terlibat langsung dalam dua gol penentu.

Advertisement

Pada menit ke-79, kapten Argentina itu mengirim umpan matang yang disundul bek Cristian Romero untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Empat menit berselang, Messi mencetak gol penyama kedudukan lewat tendangan keras yang gagal dibendung kiper Mesir, Mostafa Shobeir.

Atmosfer di Mercedes-Benz Stadium pun berubah menjadi lautan sukacita. Puluhan ribu pendukung Argentina yang memenuhi stadion bersorak menyambut gol sang megabintang, yang kembali menjadi penyelamat Albiceleste.

"Melihat Leo terus berlari dan memaksa dirinya melampaui batas setiap hari, saya hanya bisa mengatakan dia memang pantas mendapatkannya. Dia adalah panutan kami, pemimpin kami, sosok yang selalu membantu tim dalam segala situasi," ujar penyerang Lautaro Martínez.

Menurut Lautaro, mental pantang menyerah menjadi kekuatan utama Argentina.

"Tim ini luar biasa. Kami tidak pernah menyerah dan terus berjuang hingga menit terakhir."

Advertisement

Top Skor Piala Dunia

Gol ke gawang Mesir juga membawa Messi memimpin persaingan perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026. Koleksi delapan gol membuatnya unggul atas Kylian Mbappé dan Erling Haaland yang sama-sama mengemas tujuh gol, sementara Harry Kane mengikuti dengan enam gol.

Tak hanya itu, Messi juga mencatatkan rekor baru dengan selalu mencetak gol dalam sembilan pertandingan Piala Dunia secara beruntun sejak membawa Argentina menjadi juara pada edisi 2022. Selama rentang tersebut, ia telah mengoleksi 13 gol.

Pujian juga datang dari rekan setimnya, Julián Álvarez, yang mengaku sulit menggambarkan kontribusi sang kapten sepanjang turnamen.

"Sejujurnya, tidak ada kata-kata yang cukup untuk menggambarkan apa yang dilakukan Leo di Piala Dunia ini. Penampilannya luar biasa. Kami hanya berusaha membantunya, mendukungnya, menikmati setiap momen bersamanya, dan bersyukur atas semua yang telah ia berikan kepada tim," kata Álvarez.

Terlepas dari apakah nantinya berhasil meraih Sepatu Emas atau tidak, Álvarez menegaskan status Messi tidak lagi membutuhkan pembuktian.

"Dia adalah legenda. Pemain terbaik sepanjang sejarah." (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia