Advertisement
Olahraga

Pelatih Swiss Ungkap Celah Kelemahan Argentina Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026

Pelatih Swiss Murat Yakin menilai Argentina memiliki kelemahan jelang laga perempat final Piala Dunia 2026. Swiss optimistis mampu menciptakan kejutan dan menyingkirkan juara bertahan.

TIMES Indonesia,
Pelatih Swiss Ungkap Celah Kelemahan Argentina Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026
Pemain Timnas Swiss, merayakan gol yang dicetak Johan Manzambi ke gawang Timnas Bosnia-Herzegovina dalam laga kedua Grup B Piala Dunia 2026 di Inglewood, Calif, Jumat (19/6/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Mark J. Terrill)
A-AA+

JAKARTA Pelatih Timnas Swiss, Murat Yakin, menegaskan anak asuhnya tidak gentar menghadapi juara bertahan Argentina pada laga perempat final Piala Dunia 2026. Menurutnya, performa La Albiceleste di fase gugur menunjukkan bahwa tim asuhan Lionel Scaloni itu masih memiliki celah yang bisa dimanfaatkan.

Swiss akan menghadapi Argentina di Arrowhead Stadium, Kansas City, pada Minggu (12/7/2026) pukul 08.00 WIB. Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi Rossocrociati setelah berhasil melaju ke delapan besar melalui perjuangan yang tidak mudah.

Advertisement

Swiss memastikan tiket perempat final usai mengalahkan Aljazair 2-0 di babak 32 besar, kemudian menyingkirkan Kolombia lewat drama adu penalti pada babak 16 besar.

Murat Yakin Optimistis Argentina Bisa Dikalahkan

Meski mengakui kualitas Argentina sebagai juara dunia bertahan, Yakin menilai dua laga terakhir lawannya memperlihatkan adanya kelemahan yang dapat dieksploitasi.

"Kami akan bermain melawan juara dunia. Tidak ada yang lebih baik daripada mendapatkan kesempatan emas ini. Namun, dalam dua laga terakhir mereka, terlihat jelas bahwa Argentina sebenarnya bisa dikalahkan," kata Yakin.

Pernyataan tersebut merujuk pada dua pertandingan terakhir Argentina di Piala Dunia 2026. Pada babak 32 besar, La Albiceleste dipaksa bermain hingga perpanjangan waktu sebelum akhirnya menang dramatis 3-2 atas Tanjung Verde.

Sementara di babak 16 besar, Argentina juga sempat tertinggal 0-2 dari Mesir hingga 10 menit menjelang laga berakhir. Meski demikian, tim asuhan Lionel Scaloni berhasil bangkit dan membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2.

Advertisement

Swiss Siap Ciptakan Kejutan

Yakin menyebut laga melawan Argentina menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Swiss. Ia yakin para pemainnya siap memberikan perlawanan terbaik demi merebut tiket ke semifinal.

"Saya rasa kami telah mendapatkan rasa hormat itu melalui kerja keras. Ini akan menjadi pertandingan taktis yang sangat menarik. Kami bisa menantang sang juara dunia," ujarnya.

Optimisme serupa juga disampaikan gelandang Swiss, Djibril Sow. Pemain Sevilla itu percaya negaranya memiliki pengalaman menumbangkan tim-tim besar, termasuk saat menyingkirkan Prancis di babak 16 besar Euro 2020.

"Bagi kami, ini pertandingan yang sangat spesial. Argentina adalah salah satu favorit juara, tetapi saya melihat kami memiliki peluang untuk menang. Kami pernah mengalahkan tim besar sebelumnya," kata Sow.

Keberhasilan menyingkirkan Prancis melalui adu penalti di Euro 2020 menjadi salah satu bukti bahwa Swiss mampu menciptakan kejutan saat menghadapi tim-tim elite.

Kini, tantangan yang lebih besar menanti. Jika mampu mengalahkan Argentina, Swiss akan mencatat sejarah dengan melaju ke semifinal Piala Dunia 2026.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizal Dani P
PenulisRizal Dani PSarjana Ekonomi Manajemen Universitas Merdeka Malang (2022). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia