Pelatih Prancis Justru Puji Wasit yang Tuai Kontroversi di Laga Argentina vs Mesir
Pelatih Prancis Didier Deschamps justru memuji wasit Francois Letexier yang menuai kontroversi di laga Argentina vs Mesir.
JAKARTA – Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, memberikan dukungan kepada wasit Francois Letexier yang menjadi sorotan usai memimpin laga kontroversial antara Argentina melawan Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Alih-alih mengkritik kepemimpinan wasit asal Prancis tersebut, Deschamps justru melontarkan pujian menjelang pertandingan Prancis melawan Maroko pada babak perempat final Piala Dunia 2026.
Dilansir dari Give Me Sports, Jumat (10/7/2026), Deschamps menegaskan timnya tidak ingin terjebak dalam polemik wasit dan memilih fokus sepenuhnya menghadapi Maroko.
Deschamps Percaya Kepemimpinan Wasit
Francois Letexier menjadi pusat perhatian setelah beberapa keputusannya dalam laga Argentina kontra Mesir menuai protes. Salah satu momen yang diperdebatkan adalah keputusan menganulir gol Mesir usai tinjauan Video Assistant Referee (VAR) karena dinilai terjadi pelanggaran dalam proses gol.
Selain itu, gol kemenangan Argentina yang dicetak Enzo Fernandez pada masa injury time juga memicu kontroversi sehingga memancing kemarahan kubu Mesir.
Meski demikian, Deschamps tetap memberikan kepercayaan kepada para pengadil lapangan.
"Kami harus menghadapinya. Saya percaya kepada wasit. Lawan kami adalah Maroko, bukan wasit. Mari berharap wasit kami nanti bisa memimpin sebaik Monsieur Letexier," ujar Deschamps.
Prancis Fokus Hadapi Maroko
FIFA telah menunjuk wasit asal Argentina, Facundo Tello, untuk memimpin laga perempat final antara Prancis dan Maroko. Ia akan didampingi asisten Juan Pablo Belatti dan Gabriel Chade, sementara Dario Herrera bertugas sebagai ofisial keempat.
Penunjukan tersebut menjadi perhatian karena seluruh perangkat pertandingan berasal dari Argentina. Facundo Tello juga dikenal sebagai wasit yang tegas. Pada Piala Super Argentina 2022, ia pernah mengeluarkan 10 kartu merah dalam satu pertandingan.
Meski demikian, kubu Prancis memastikan tidak mempermasalahkan keputusan FIFA.
Bek Les Bleus, Dayot Upamecano, menegaskan timnya tidak akan terdistraksi oleh siapa pun yang bertugas sebagai wasit.
"Saya tidak akan fokus pada siapa yang menjadi wasit. Kami tidak pernah melakukan itu sebelumnya. Untuk saat ini, kami hanya akan fokus pada Maroko," kata Upamecano.
Apabila berhasil mengalahkan Maroko, Prancis akan menghadapi pemenang laga Spanyol kontra Belgia di semifinal. Sementara kemungkinan duel ulang melawan Argentina baru dapat terjadi apabila kedua tim sama-sama berhasil melaju hingga partai final Piala Dunia 2026.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


