Norwegia Tutup Kiprah Bersejarah di Piala Dunia 2026, Haaland: Saya Kehabisan Energi
Erling Haaland gagal mencetak gol untuk pertama kalinya di Piala Dunia 2026 saat Norwegia kalah 1-2 dari Inggris pada perempat final. Striker Manchester City mengaku kehabisan tenaga akibat cuaca panas.
JAKARTA – Perjalanan impresif Erling Haaland bersama Norwegia di Piala Dunia 2026 harus berakhir di babak perempat final. Sang bomber Manchester City gagal mencetak gol untuk pertama kalinya di turnamen ini ketika Norwegia takluk 1-2 dari Inggris dalam laga yang berlangsung hingga babak tambahan waktu.
Haaland, yang sebelumnya mengoleksi tujuh gol dari empat pertandingan, kesulitan memberikan pengaruh sepanjang laga. Ketatnya penjagaan lini belakang Inggris ditambah cuaca panas dan lembap di South Florida membuat penyerang berusia 25 tahun itu kehilangan energi sebelum akhirnya ditarik keluar pada 15 menit terakhir babak tambahan waktu.
"Ini adalah perjalanan yang luar biasa," kata Haaland usai pertandingan.
Ia mengakui kondisi fisiknya menurun drastis seiring pertandingan berlangsung. Suhu yang terasa mencapai lebih dari 38 derajat Celsius membuat tenaganya terkuras sehingga tidak mampu tampil optimal.
Pelatih Norwegia, Ståle Solbakken, mengatakan keputusan menarik Haaland merupakan langkah yang tidak bisa dihindari.
"Itu bukan keputusan yang sulit. Dia sudah kehabisan tenaga. Bahkan mungkin saya seharusnya menariknya 10 menit lebih awal. Selain kelelahan, dia juga mengalami benturan pada kaki di babak kedua. Dia sudah memberikan segalanya," ujar Solbakken.
Strategi Inggris untuk mematikan pergerakan Haaland berjalan efektif. Tim asuhan The Three Lions, yang mendapat banyak masukan dari pemain-pemain Manchester City yang mengenal gaya bermain sang striker, fokus membatasi suplai bola kepadanya.
Hasilnya, Haaland hanya melepaskan dua percobaan tembakan sepanjang pertandingan dan hanya satu yang mengarah ke gawang. Peluang terbaiknya justru gagal tercipta ketika umpan dalam situasi dua lawan satu di akhir babak pertama tidak sampai kepadanya.
Sementara itu, sorotan pertandingan justru menjadi milik mantan rekan Haaland di Borussia Dortmund, Jude Bellingham. Gelandang Inggris tersebut mencetak dua gol yang memastikan kemenangan 2-1 sekaligus mengantarkan negaranya melaju ke semifinal.
Usai peluit panjang berbunyi, Haaland dan Bellingham saling berpelukan sebelum striker Norwegia itu menghampiri para pendukung timnya yang tetap memberikan apresiasi atas pencapaian bersejarah negara mereka.
Meski gagal melangkah lebih jauh, Haaland menilai kiprah Norwegia di Piala Dunia 2026 telah membawa perubahan besar bagi sepak bola negaranya.
"Saya rasa turnamen ini mengubah hidup saya. Saya juga berpikir kami telah menempatkan Norwegia di peta sepak bola dunia," ujar Haaland.
Perempat final Piala Dunia 2026 menjadi pencapaian terbaik Norwegia sepanjang sejarah keikutsertaannya di turnamen tersebut. Dengan skuad yang masih relatif muda dan dipimpin Haaland, publik meyakini The Vikings berpeluang kembali bersaing di level tertinggi pada Piala Dunia 2030.
Kata kunci SEO: Erling Haaland, Haaland Norwegia, Inggris vs Norwegia, Jude Bellingham, Piala Dunia 2026, Norwegia tersingkir, perempat final Piala Dunia 2026, Haaland Manchester City.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


